Arti Kata "tampik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tampik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tampik

tam·pik v, me·nam·pik v menolak (pinangan, pemberian, dsb); tidak bersedia (mau) menerima (memakai dsb): gadis itu ~ pemuda yg datang melamarnya; jangan ~ pemberian orang;
tam·pik·an n 1 barang yg sudah ditampik; 2 tolakan;
pe·nam·pik·an n proses, cara, perbuatan menampik; ketidak-sediaan (ketidakmauan) menerima (pinangan, pemberian, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tampik"

📝 Contoh Penggunaan kata "tampik" dalam Kalimat

1.Gadis itu tampik pemuda yang datang melamarnya karena merasa masih terlalu muda.
2.Jangan tampik pemberian orang kepada yang membutuhkannya karena itu adalah kebaikan hati.
3.Dalam proses seleksi, banyak siswa yang tampik undangan untuk menghadiri wawancara kerja.
4.Ketika ditawari pekerjaan yang tidak sesuai dengan minatnya, dia tampik tawaran itu dengan alasan ingin mencari pekerjaan yang lebih cocok.
5.Pada akhirnya, setelah beberapa lama, dia menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minatnya, setelah beberapa kali tampikan pekerjaan lain.

📚 Artikel terkait kata "tampik"

Mengenal Kata 'tampik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tampik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tampik" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti menolak atau tidak bersedia menerima sesuatu, seperti pinangan, pemberian, atau bahkan tawaran. Dalam konteks historis, kata "tampik" sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang berhubungan dengan pernikahan dan kematian, seperti "gadis itu tampik pemuda yang datang melamarnya". Namun, dalam kehidupan sehari-hari, kata "tampik" memiliki makna yang lebih luas. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tampik" dalam kalimat yang alami: * "Dia tampik tawaran kerja itu karena gajinya tidak sesuai dengan harapannya." * "Gadis itu tampik pinangan pemuda itu karena dia tidak suka dengan kebiasaannya." * "Dia tampik makanan itu karena rasanya tidak enak."

Relevansi Kata "tampik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tampik" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tampik" sering digunakan dalam situasi-situasi yang berhubungan dengan keputusan dan preferensi. Misalnya, ketika seseorang tampik tawaran kerja, itu berarti mereka tidak ingin menerima tawaran tersebut. Atau, ketika seseorang tampik pinangan, itu berarti mereka tidak ingin menerima pinangan tersebut. Dalam konteks ini, kata "tampik" memiliki makna yang sangat penting dalam membantu kita mengambil keputusan dan membuat preferensi. Dengan menggunakan kata "tampik", kita dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan kita dengan lebih jelas dan efektif.