Arti Kata "gelantung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelantung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelantung

ge·lan·tung, ber·ge·lan·tung v bergantung seakan-akan hendak lepas;
ber·ge·lan·tung·an v bergantung (tt sesuatu yg berjumlah banyak): orang-orang itu ~ pd besi pegangan di dl bus kota;
meng·ge·lan·tung v bergelantung; bergantung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelantung"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelantung" dalam Kalimat

1.Di jalan raya, mobil itu bergerak dengan aman bergantung pada sistem rem yang baik.
2.Pada hari ulang tahunnya, dia bergantung pada hadiah dari teman-temannya yang sangat berharga.
3.Dalam kelas pendidikan, murid-murid harus bergantung pada bahan ajar untuk memahami materi yang disampaikan.
4.Pegangan tangga di apartemen itu terlihat longgar dan bergelembung, seperti bergerak bergantung.
5.Pada saat badai, rumah itu bergantung pada kekuatan atapnya untuk melindungi penghuninya dari hujan yang deras.

📚 Artikel terkait kata "gelantung"

Mengenal Kata 'gelantung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gelantung" - Pengertian dan Contoh

Kata "gelantung" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti bergantung seperti hendak lepas, tetapi dalam konteks yang lebih luas, gelantung juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang atau sesuatu yang bergantung pada sesuatu yang lain. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari pengalaman hidup sehari-hari, seperti seseorang yang bergantung pada tali atau kayu untuk berjalan atau berada di suatu tempat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat penggunaan kata "gelantung" dalam berbagai konteks. Misalnya, orang-orang yang berjalan di atas jembatan yang lemah akan bergelantung pada tiang penyangga untuk tidak jatuh. Atau, seorang musisi yang bermain gitar dengan cara bergelantung pada kunci gitar untuk menghasilkan nada yang indah. Berikut adalah contoh penggunaan kata "gelantung" dalam kalimat yang alami: "Bergelantung pada tali yang lemah, dia berhati-hati agar tidak jatuh ke bawah. Orang-orang bergelantung pada kepercayaan diri mereka untuk mencapai kesuksesan." Dalam budaya Indonesia modern, kata "gelantung" juga memiliki relevansi yang signifikan. Kita sering melihat orang-orang yang bergelantung pada teknologi untuk mencari informasi atau berkomunikasi dengan orang lain. Atau, seseorang yang bergelantung pada kekuasaan atau status sosial untuk merasa bangga. Dalam konteks ini, gelantung dapat digunakan untuk menggambarkan ketergantungan yang tidak seimbang atau berlebihan. Bergelantung pada teknologi untuk selalu terhubung, namun lupa untuk berinteraksi dengan orang lain secara langsung.