Arti Kata "geleng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geleng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geleng

ge·leng /géléng/ n gerak ke kiri kanan (tt kepala);
-- spt patung kenyang, pb berjalan dng sombong; congkak;
-- kepala gerak kepala ke kiri dan ke kanan sbg tanda menolak (tidak setuju, tidak tahu, tidak mau);
ber·ge·leng v bergoyang kepala (ke kiri kanan);
ber·ge·leng-ge·leng v bergoyang-goyang kepala (ke kiri kanan);
meng·ge·leng v 1 menggoyangkan kepala ke kiri kanan; 2 ki menolak: ditawari makanan apa pun, ia tetap ~;
meng·ge·leng·kan v menggoyangkan kepala ke kiri kanan (menyatakan heran, tidak mau, tidak tahu, tidak mengerti, dsb): belum berpikir sudah ~ kepala;
meng·ge·leng-ge·leng·kan v menggoyang-goyangkan kepala ke kiri kanan (tanda heran, tidak setuju, dsb): ia ~ kepala tanda tidak setuju dng pendapat sebagian peserta rapat;
ter·ge·leng-ge·leng v 1 tergoyang-goyang (kepala); 2 ki terheran-heran: tidak jarang seniman ~ mengikuti jalan pikiran kritikus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geleng"

📝 Contoh Penggunaan kata "geleng" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan rapat, ia menggeleng kepalanya dengan menolak pendapat sebagian peserta.
2.Ia menggeleng-geleng kepala ketika mendengar berita tersebut karena tidak percaya.
3.Bapak menggelengkan kepala anaknya dan mengatakan, "Tidurlah, besok sekolah."
4.Ibu menggelengkan kepala dan berkata, "Tidak, kamu harus makan sayuran."
5.Seniman tersebut tergeleng-geleng kepalanya ketika mengikuti jalan pikiran kritikus dan membuat karya seni yang unik.

📚 Artikel terkait kata "geleng"

Mengenal Kata 'geleng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "geleng" - Gaya Ekspresi yang Tidak Pernah Mati

Kata "geleng" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas, yaitu gerak ke kiri kanan (terutama kepala), seperti patung kenyang atau seseorang yang berjalan dengan sombong. Namun, kata ini juga memiliki makna yang lebih kompleks, seperti tanda menolak atau tidak setuju. Dalam konteks sejarah, kata "geleng" telah menjadi bagian dari ekspresi manusia Indonesia sejak lama.

Penggunaan Kata "geleng" dalam Kalimat

Kata "geleng" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Ia melihat pertanyaan itu dan langsung menggeleng kepala, menandakan bahwa ia tidak tahu jawabannya." - "Seseorang yang bergeleng-geleng kepala menandakan bahwa ia heran dengan apa yang terjadi." - "Ketika ditanyakan tentang pilihan makanan, ia menggeleng-gelengkan kepala, menandakan bahwa ia tidak ingin makan apa pun."

Kata "geleng" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "geleng" tidak hanya digunakan dalam konteks sosial, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "geleng" menjadi simbol ekspresi yang tidak pernah mati. Bagaimana pun cara kita berkomunikasi, kata "geleng" selalu ada untuk mengungkapkan emosi dan pikiran kita. Dengan kata "geleng", kita bisa menyampaikan pesan yang jelas dan mudah dipahami, tanpa perlu menggunakan kata-kata yang rumit. Dalam kesimpulan, kata "geleng" adalah ekspresi yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dengan makna yang luas dan kompleks, kata "geleng" dapat digunakan dalam berbagai konteks, dari komunikasi sosial hingga kehidupan sehari-hari.

Kata yang Mirip

gelenggang