Arti Kata "gelepek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gelepek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gelepek

ge·le·pek /gelepék/, meng·ge·le·pek v bergantung menggelepai (spt bendera yg tidak berkibar-kibar)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gelepek"

📝 Contoh Penggunaan kata "gelepek" dalam Kalimat

1.Di kota itu, hujan deras membuat jalanan menjadi gelepek dan berair.
2.Para pelatih sepak bola harus memastikan bahwa bendera tim tidak menjadi gelepek selama pertandingan.
3.Pekerjaan anak itu menjadi gelek dan melelahkan karena terus-menerus menggosok papan tulis yang kotor.
4.Di pagi hari, bunga di kebun menjadi gelepek karena kelembaban udara yang tinggi.
5.Pada malam hari, lampu di jalan menjadi gelepek karena cuaca yang buruk, sehingga cahaya tidak terlihat jelas.

📚 Artikel terkait kata "gelepek"

Mengenal Kata 'gelepek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gelepek" - Menghilangkan Kesombongan

Kata "gelepek" seringkali digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak menarik atau tidak berkualitas. Namun, sebenarnya makna kata ini lebih luas daripada itu. Dalam arti resmi, "gelepek" berarti menggelepai atau tidak berkibar-kibar seperti yang seharusnya. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Belanda, yaitu "gelepen", yang berarti "membalik" atau "menggelepai".

Contoh Penggunaan Kata Gelepek dalam Kalimat

Kata "gelepek" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti: - Bendera yang digantung di atas gedung, tetapi tidak berkibar-kibar karena angin yang lemah. Pada akhirnya, bendera itu terlihat gelepek dan tidak menarik perhatian. - Sebuah produk yang dipasarkan sebagai barang baru, tetapi sebenarnya sudah lama dan tidak memiliki keunggulan apapun. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan itu telah menjadi gelepek dan tidak lagi mendapatkan perhatian dari pelanggan. - Seorang atlet yang memiliki bakat, tetapi tidak memiliki dedikasi yang cukup untuk meningkatkan kemampuan. Akhirnya, atlet itu menjadi gelepek dan tidak dapat bersaing dengan atlet lainnya.

Relevansi Kata Gelepek dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "gelepek" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang atau sesuatu yang tidak menarik atau tidak berkualitas. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan untuk mengkritik seseorang atau sesuatu yang tidak melakukan yang terbaik. Dengan menggunakan kata "gelepek", kita dapat menghilangkan kesombongan dan meningkatkan kualitas diri.