Arti Kata "pelisit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelisit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelisit

pe·li·sit Jk n usapan tangan;
me·me·li·sit v mengusap dng tangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelisit"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelisit" dalam Kalimat

1.Ibu pelisit wajahku yang sakit saat aku sakit demam.
2.Pengurus pusat pelisit punggungku dengan minyak aromatik.
3.Istri pelisit kaki luka pasien yang sedang terluka serius.
4.Pengajar pelisit tangan muridnya yang sedang merasa cemas.
5.Kakak pelisit kertas kantor yang sedang kotor.

📚 Artikel terkait kata "pelisit"

Mengenal Kata 'pelisit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pelisit" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pelisit" memiliki makna yang unik dan khas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis, pelisit merujuk pada usapan tangan sebagai bentuk hormat atau penghormatan kepada orang lain. Kebiasaan ini masih dapat ditemukan pada beberapa budaya tradisional di Indonesia, seperti dalam ritual keagamaan atau upacara adat.

Contoh Penggunaan Kata "pelisit" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, pelisit dapat digunakan dalam berbagai situasi. Misalnya, ketika bertemu dengan orang tua, kita sering melakukannya sebagai bentuk hormat dan penghormatan. Selain itu, pelisit juga dapat digunakan sebagai bentuk sapaan kepada seseorang, seperti "Halo, pelisit Pak/Bu." Dalam kalimat lain, pelisit dapat digunakan untuk menggambarkan aksi mengusap tangan, seperti "Ibu melakukkan pelisit pada cucunya sebelum tidur."

Relevansi Kata "pelisit" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam budaya Indonesia modern, pelisit masih memiliki nilai yang signifikan. Meskipun kebiasaan ini tidak lagi umum, pelisit tetap digunakan dalam beberapa situasi formal, seperti dalam pertemuan bisnis atau acara keagamaan. Selain itu, pelisit juga dapat digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang lebih tua atau lebih berpengalaman. Dengan demikian, pelisit masih merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia yang dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada kita.