Arti Kata "gerabak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gerabak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gerabak

1ge·ra·bak ? gerabang

2ge·ra·bak, meng·ge·ra·bak v bercucuran (tt air mata dsb): air matanya ~;
meng·ge·ra·bak·kan v mencucurkan

3ge·ra·bak, ge·ra·bak-ge·ru·buk a 1 berbunyi ramai; gaduh (spt kursi jatuh); 2 berbuat sesuatu dng tergesa-gesa, tidak keruan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gerabak"

📝 Contoh Penggunaan kata "gerabak" dalam Kalimat

1.gerabak kereta api berlalu dengan cepat melewati stasiun.
2.Pengajar memperkenalkan sistem gerabak waktu di sekolah.
3.Dalam permainan catur, gerabak adalah salah satu jenis kuda.
4.Kereta api modern menggunakan gerabak yang sangat nyaman.
5.Perayaan hari kemerdekaan diiringi oleh gerabak mobil yang megah.

📚 Artikel terkait kata "gerabak"

Mengenal Kata 'gerabak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gerabak" - Inspirasi dan Motivasi

Tahun Lalu, Sekarang, dan Selalu: Makna Umum dan Konteks Gerabak

Kata "gerabak" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, gerabak didefinisikan sebagai kereta kuda yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang. Dalam sejarah, gerabak digunakan sebagai sarana transportasi utama di berbagai daerah di Indonesia. Gerabak juga merupakan simbol kemakmuran dan kekuasaan, terutama pada masa penjajahan Belanda.

Gerabak dalam Kalimat yang Alami

Gerabak sering digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan kegiatan sehari-hari. Misalnya, "Pagi itu, kami naik gerabak untuk pergi ke pasar." Dalam kalimat ini, gerabak digunakan sebagai alat transportasi yang mudah dan nyaman. Gerabak juga dapat digunakan dalam konteks sejarah, seperti "Pada masa penjajahan Belanda, gerabak digunakan sebagai sarana transportasi utama di Jawa." Dalam kalimat ini, gerabak digunakan sebagai pengingat akan sejarah masa lalu.

Relevansi Gerabak dalam Kehidupan Sehari-Hari

Gerabak masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks wisata dan budaya. Banyak tempat wisata di Indonesia yang menawarkan pengalaman naik gerabak sebagai bagian dari paket wisata. Dengan demikian, pengunjung dapat merasakan kehidupan sehari-hari penduduk lokal pada masa lalu. Selain itu, gerabak juga menjadi simbol identitas budaya Indonesia, terutama dalam konteks seni dan budaya tradisional. Dengan demikian, gerabak tetap memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.