Arti Kata "gerenyeng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gerenyeng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gerenyeng

ge·re·nyeng /gerényéng/ v menyeringai (spt kera);
ter·ge·re·nyeng-ge·re·nyeng v menyeringai tampak giginya;
~ bagai anjing disua antan, pb seorang penakut yg menepi-nepi krn ingin lari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gerenyeng"

📝 Contoh Penggunaan kata "gerenyeng" dalam Kalimat

1.Anak kecil itu tergerenyeng ketika melihat gajah di kebun binatang.
2.Penjahat itu terlihat gerenyeng saat ditembak polisi dalam aksi penangkapan.
3.Ayah memanggil anaknya agar tidak tergerenyeng lagi karena takut hewan buas.
4.Sang penakut itu mengepak-gepak sayapnya, tergerenyeng dan meloloskan diri dari hutan.
5.Dalam novel itu, tokoh utama tergerenyeng ketika bertemu dengan makhluk ajaib.

📚 Artikel terkait kata "gerenyeng"

Mengenal Kata 'gerenyeng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "gerenyeng" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "gerenyeng" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna "menyeringai" atau "terlihat seperti kera". Dalam konteks sejarah, kata ini telah digunakan dalam sastra dan tulisan-tulisan lama untuk menggambarkan perilaku seseorang yang menakutkan atau tidak berani. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gerenyeng" masih digunakan untuk menggambarkan seseorang yang menampakkan rasa takut atau ketakutan. Misalnya, "Ia terlihat gerenyeng ketika melihat seekor ular di depannya" atau "Dia gerenyeng-gerenyeng saat mendengar suara langit yang bergetar". Kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan seseorang yang memiliki sifat penakut atau tidak berani. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gerenyeng" masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang menggunakan kata ini untuk menggambarkan seseorang yang tidak berani atau menakutkan. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, seperti menggambarkan seseorang yang memiliki sifat hati-hati atau berhati-hati. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks dan makna yang dimaksudkan ketika menggunakan kata "gerenyeng".