Arti Kata "godot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "godot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

godot

go·dot v, meng·go·dot v mengiris; mengerat; memotong: pelayan itu ~ daging ayam yg akan dimasak;
meng·go·dot-go·dot v 1 menggodot berulang-ulang; 2 ki menyayat-nyayat hati; menyedihkan; memilukan: tangis anaknya sangat ~ hatinya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "godot"

📝 Contoh Penggunaan kata "godot" dalam Kalimat

1.Pelayan itu mulai ~ daging ayam yang akan dimasak untuk memotongnya menjadi potongan-potongan kecil.
2.Makanan yang sudah jadi pun harus ~ dengan hati-hati sebelum disajikan kepada tamu.
3.Dia sangat ~ hatinya ketika mendengar kabar bahwa pacarnya akan pergi ke luar negeri.
4.Sebelum memasak, ibu harus ~ sayuran agar teksturnya lebih empuk.
5.Ketika menunggu seseorang datang, kita sering merasa ~ dan tidak sabar.

📚 Artikel terkait kata "godot"

Mengenal Kata 'godot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Godot" - Mengiris Emosi dengan Keterlambatan

Kata "godot" memiliki makna yang unik dan menarik dalam Bahasa Indonesia. Secara umum, godot berarti mengiris atau memotong dengan cara yang menyayat hati. Konsep ini memiliki historis sosial yang menarik, karena sering digunakan untuk menggambarkan situasi yang menyedihkan atau memilukan. Dalam konteks sehari-hari, godot sering digunakan untuk menggambarkan kekecewaan atau kekejangan yang dialami oleh seseorang. Misalnya, "Tangis anaknya sangat menggodot hatinya" untuk menggambarkan kekecewaan yang dialami oleh seorang ibu karena anaknya tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Contoh lainnya adalah, "Dia menggodot daging ayam yang akan dimasak" untuk menggambarkan proses memotong daging ayam dengan hati-hati. Dalam budaya Indonesia modern, godot memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan emosi yang kompleks. Bagi sebagian orang, godot dapat menjadi simbol kekecewaan atau kekejangan yang dialami dalam hidup sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteksnya dalam berbagai situasi. Dalam beberapa konteks, godot juga dapat digunakan untuk menggambarkan proses pengirisan atau pemotongan yang hati-hati. Misalnya, "Pelayan itu menggodot daging ayam dengan hati-hati" untuk menggambarkan proses memotong daging ayam dengan hati-hati agar tidak terluka. Dengan demikian, godot memiliki makna yang unik dan menarik dalam Bahasa Indonesia. Dengan memahami konteks dan maknanya, kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan efektif dalam berbagai situasi.