Arti Kata "gratak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gratak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gratak

gra·tak a tidak dapat membiarkan sendiri (tt anak kecil);
meng·gra·taki v merusak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gratak"

📝 Contoh Penggunaan kata "gratak" dalam Kalimat

1.Bayi tidak boleh dibiarkan sendirian karena berisiko mengalami gratak.
2.Ibu yang tidak siaga sering kali mengalami gratak terhadap anaknya.
3.Sebagai orang tua, kita harus menolak untuk menggratik anak yang masih kecil.
4.Pengusaha yang tidak peduli dengan kesejahteraan karyawannya bisa mengalami gratak.
5.Dalam proses pembelajaran, gratak dapat menjadi hambatan bagi perkembangan anak.

📚 Artikel terkait kata "gratak"

Mengenal Kata 'gratak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gratak" - Arti dan Contoh Penggunaan

Dalam bahasa Indonesia, kata gratak memiliki arti resmi yaitu tidak dapat membiarkan sendiri (terutama anak kecil) dan menggratasi. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang unik, karena terkait dengan kebiasaan masyarakat Indonesia dalam merawat dan menjaga anak-anak, terutama di masa lalu ketika keluarga lebih besar dan anak-anak lebih mudah terluka. Kata gratak sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan perilaku orang tua yang tidak membiarkan anak-anak mereka bermain sendirian atau melakukan aktivitas yang berbahaya. Contoh penggunaan kata gratak dalam kalimat yang alami adalah: "Ibu tidak bisa gratak anaknya saat bermain di luar rumah, karena khawatir dia terjatuh." Selain itu, kata gratak juga digunakan untuk menggambarkan sifat orang yang sangat peduli dan merawat, seperti: "Ibu gratagi anaknya dengan sangat peduli dan baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata gratak memiliki relevansi yang signifikan dalam kebiasaan dan budaya Indonesia modern. Banyak orang tua yang masih mempraktikkan cara gratak dalam merawat anak-anak mereka, baik itu dengan memantau aktivitas mereka secara langsung atau dengan mengajarkan mereka bagaimana menjaga diri sendiri. Selain itu, kata gratak juga digunakan untuk menggambarkan perilaku orang yang sangat peduli dan merawat, seperti dalam konteks gotong royong atau gotong royong dalam masyarakat Indonesia.