Arti Kata "tempelak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempelak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempelak

tem·pe·lak n celaan (teguran) yg disertai dng pengungkitan perkara yg sudah-sudah untuk menunjukkan kesalahan dsb: -- dan perbantahan terjadi setiap hari dengannya;
me·nem·pe·lak v menggusari dan menyesali dng mengungkit-ungkit perkara yg sudah-sudah dsb; mencerca keras: sudah melampaui batas apabila seorang anak berani ~ ayahnya;
me·nem·pe·lak·kan v menempelak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempelak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempelak" dalam Kalimat

1.Dia menempelak ayahnya karena tidak memenuhi janji yang telah disepakati.
2.Ketika dia melihat kejadian tersebut, dia tak bisa menahan diri untuk menempelak temannya yang bertindak tidak adil.
3.Dalam bukunya, penulis menempelak para tokoh politik yang terlibat dalam korupsi besar-besaran.
4.Dalam perdebatan di kampus, mahasiswa menempelak dosen yang terlalu suka memilihkan mata pelajaran kepada mereka.
5.Dia sangat menyesal karena pernah menempelak sahabatnya tanpa alasan yang jelas, dan kini mereka sudah tidak berbicara lagi.

📚 Artikel terkait kata "tempelak"

Mengenal Kata 'tempelak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tempelak" - Teguran yang Tegas dan Tidak Menyenangkan

Kata "tempelak" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sebuah teguran atau celaan yang disertai pengungkitan perkara yang sudah-sudah. Dalam konteks historis dan sosial, kata "tempelak" sering digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kesalahan atau kekhilafan seseorang. Dalam masyarakat Indonesia, kata ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan komunitas. Contoh penggunaan kata "tempelak" dalam kalimat yang alami adalah: * Ayahnya menempelak anaknya karena melanggar aturan rumah. * Ia sering menempelak temannya karena tidak menjaga keamanan barang. * Dalam konteks politik, kata "tempelak" sering digunakan untuk mengkritik kebijakan pemerintah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tempelak" memiliki relevansi yang cukup penting. Dalam keluarga, kata ini digunakan untuk menegur anak-anak yang melakukan kesalahan. Dalam komunitas, kata ini digunakan untuk mengkritik kebijakan atau tindakan yang tidak tepat. Dalam konteks modern, kata "tempelak" masih digunakan, tetapi dengan cara yang lebih halus dan tidak menyenangkan. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan dalam bentuk "menempelak", yang berarti menggusari dan menyesali dengan mengungkit-ungkit perkara yang sudah-sudah. Dalam kesimpulan, kata "tempelak" memiliki makna yang cukup luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks keluarga dan komunitas, kata ini digunakan untuk menegur dan mengkritik. Dalam konteks modern, kata "tempelak" digunakan dengan cara yang lebih halus dan tidak menyenangkan.