Arti Kata "grogi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "grogi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

grogi

gro·gi a merasa canggung atau takut berhadapan dng orang banyak: saya -- tidak berani maju

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "grogi"

📝 Contoh Penggunaan kata "grogi" dalam Kalimat

1.Seorang pemuda itu sangat grogi saat harus berpidato di depan teman-temannya.
2.Pada hari pertama kuliah, banyak mahasiswa yang terlihat grogi dan berusaha menemukan tempat duduk.
3.Dia merasa sangat grogi ketika harus memberikan presentasi di depan auditorium.
4.Sejak kecil, dia selalu merasa grogi saat harus berbicara di depan kelas.
5.Pada malam konser, banyak orang yang terlihat grogi dan berusaha untuk menari dengan percaya diri.

📚 Artikel terkait kata "grogi"

Mengenal Kata 'grogi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengetahui Makna Lain dari "Grogi" dalam Bahasa Indonesia

Kata "grogi" seringkali dikaitkan dengan perasaan gelisah atau takut, namun bukan itu makna utama dari kata ini. Dalam arti resmi, "grogi" adalah perasaan canggung atau takut berhadapan dengan orang banyak. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kita mungkin sering mengalami perasaan **grogi** di hadapan orang-orang yang kita anggap lebih berpengaruh atau lebih berpengetahuan. Mungkin kita merasa **grogi** ketika harus berbicara di depan kelas atau saat harus menghadapi wawancara pekerjaan. Namun, perlu diingat bahwa perasaan **grogi** bukanlah hal yang buruk, karena itu dapat menjadi motivasi untuk belajar dan meningkatkan diri. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "grogi" dalam kalimat yang alami: * Saya merasa **grogi** saat harus berbicara di depan kelas. * Ia merasa **grogi** ketika harus menghadapi wawancara pekerjaan. * Saya tidak merasa **grogi** lagi setelah beberapa kali berbicara di depan umum. Dalam budaya Indonesia modern, kata "grogi" masih sering digunakan dalam berbagai konteks. Mungkin kita mengalami perasaan **grogi** ketika harus menghadapi situasi yang tidak terduga atau saat harus menghadapi orang-orang yang tidak kita kenal. Namun, dengan membekali diri dengan pengetahuan dan kepercayaan diri, kita dapat mengatasi perasaan **grogi** dan menjadi lebih percaya diri.