Arti Kata "kabruk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kabruk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kabruk

kab·ruk v, kab·ruk-kab·ruk·an v saling menghantam, memukul (tt ayam dsb): kedua ayam jago itu kemudian ~ , masing-masing tidak mau kalah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kabruk"

📝 Contoh Penggunaan kata "kabruk" dalam Kalimat

1.Dalam pertarungan ayam, kedua ayam jago itu kemudian kabruk, masing-masing tidak mau kalah.
2.Pertandingan sepak bola antara dua tim lawan sangat keras, akhirnya kabruk dan membuat banyak pemain terjatuh.
3.Ketika anak-anak bermain di lapangan, mereka kabruk dan saling memukul dengan gembira.
4.Di peternakan, para peternak harus berhati-hati ketika membersihkan ayam karena mereka kabruk dan bisa membahayakan.
5.Pada pertandingan kuda lomba, dua kuda lawan saling kabruk dan membuat penonton sangat penasaran.

📚 Artikel terkait kata "kabruk"

Mengenal Kata 'kabruk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kabruk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kabruk" sering digunakan dalam konteks ayam jago yang saling menghantam, memukul. Namun, apakah Anda sudah tahu makna umum dan historis dari kata ini? kabruk berasal dari bahasa Jawa, yang memiliki makna yang sama, yaitu saling menghantam atau memukul, biasanya digunakan dalam konteks hewan seperti ayam jago. Dalam budaya Indonesia, ayam jago telah menjadi simbol keberanian dan ketegasan. Ketika dua ayam jago kabruk, masing-masing tidak mau kalah, dan ini menjadi contoh dari keberanian dan ketegasan yang dimiliki oleh setiap individu. Dalam konteks ini, kabruk menjadi kata yang relevan untuk menggambarkan keberanian dan ketegasan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata kabruk dalam kalimat yang alami: "Kedua ayam jago itu kemudian kabruk, masing-masing tidak mau kalah", "Ayam jago di lapangan kabruk dan tidak mau kalah", atau "Ketegasan ayam jago dalam kabruk menjadi contoh bagi kita semua". Dalam contoh-contoh tersebut, kita dapat melihat bagaimana kata kabruk digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, tetapi memiliki makna yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, kabruk dapat diartikan sebagai keberanian dan ketegasan yang dimiliki oleh setiap individu. Ketika kita dihadapkan dengan situasi yang sulit, kita dapat mengambil contoh dari ayam jago yang kabruk dan tidak mau kalah. Dalam budaya Indonesia modern, kabruk menjadi kata yang relevan untuk menggambarkan keberanian dan ketegasan yang dimiliki oleh setiap individu.