Arti Kata "hajar" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hajar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
hajar
1ha·jar v, meng·ha·jar v 1 memukuli dsb supaya jera; memukuli sbg hukuman: dia ~ anaknya sendiri; 2 membuat tidak berdaya: sang juara telah berhasil secara beruntun ~ semua lawannya
2ha·jar n batu;
-- Aswad batu hitam yg menempel di sudut Kakbah sebelah tenggara, yg dr arahnya orang mulai dan mengakhiri tawaf dl melaksanakan ibadah haji dan umrah
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hajar"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hajar"
📝 Contoh Penggunaan kata "hajar" dalam Kalimat
1.Dia harus dihajar oleh ayahnya karena perbuatannya yang tidak bertanggung jawab.
2.Pemain itu dihajar oleh lawan mainnya dan harus menyerah.
3.Pengadilan memutuskan untuk menghajar pelaku kejahatan dengan hukuman yang berat.
4.Pemimpin partai harus dihajar oleh kritik dari masyarakat karena kebijakan yang tidak populer.
5.Pelajaran yang keras harus dihajar oleh siswa untuk mengingatkan mereka tentang pentingnya disiplin.
📚 Artikel terkait kata "hajar"
Mengenal Kata 'hajar' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "hajar" dalam Bahasa Indonesia
Kata hajar memiliki makna yang cukup ekstrem, yaitu memukuli atau menghukum seseorang. Konsep ini telah ada sejak lama, terutama dalam konteks adat istiadat dan hukum adat. Di masa lalu, hajar sering digunakan sebagai bentuk hukuman untuk anak-anak yang bersalah, atau sebagai cara untuk mengajarkan anak-anak untuk tidak melakukan kesalahan yang sama lagi.Dalam beberapa kalimat, hajar dapat digunakan seperti ini: "Ayah hajar saya karena aku salah dalam mengerjakan tugas," atau "Dia hajar anaknya karena anak itu tidak mendengarkan kata-katanya." Dalam kalimat lain, kata hajar juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan ketika seseorang tidak berdaya, seperti dalam contoh: "Dia hajar lawannya dalam pertandingan sepak bola dan berhasil memenangkan pertandingan."
Dalam kehidupan sehari-hari, kata hajar masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya dalam konteks olahraga, seseorang dapat hajar lawannya dengan melakukan serangan yang kuat. Dalam konteks sosial, kata hajar juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan ketika seseorang tidak dapat menghadapi tantangan atau bahaya yang dihadapi. Dalam budaya Indonesia modern, hajar masih digunakan dalam beberapa kalimat, seperti dalam contoh: "Dia hajar tantangan untuk menyelesaikan proyeknya dalam waktu yang singkat."