Arti Kata "reseptif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "reseptif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

reseptif

re·sep·tif /reséptif/ a 1 mau (dapat) menerima; 2 terbuka dan tanggap thd pendapat, saran, dan anjuran orang lain; 3 bersifat menerima

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "reseptif"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "reseptif" dalam Kalimat

1.Dalam komunikasi antar budaya, penting untuk bersikap reseptif terhadap pandangan dan kebiasaan yang berbeda.
2.Dalam lingkungan pendidikan, guru harus memiliki sikap reseptif terhadap ide dan saran dari muridnya.
3.Sikap reseptif seseorang dapat menunjukkan bahwa ia peduli dengan kebutuhan dan perasaan orang lain.
4.Dalam hubungan kekerabatan, seseorang yang bersikap reseptif cenderung lebih populer dan disenangi orang lain.
5.Dalam konteks keagamaan, kemampuan untuk bersikap reseptif terhadap berbagai pandangan dan kepercayaan lain dapat meningkatkan toleransi dan harmoni.

πŸ“š Artikel terkait kata "reseptif"

Mengenal Kata 'reseptif' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Reseptif: Makna dan Konteks yang Mendalam

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata reseptif memiliki makna yang luas dan mendalam. Dalam arti resmi, reseptif berarti mau menerima, terbuka dan tanggap terhadap pendapat, saran, dan anjuran orang lain. Kata ini berasal dari bahasa Perancis, "rΓ©ceptif", yang berarti menerima atau berdaya tampung. Dalam konteks sosial, reseptif sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dapat menerima kritik, saran, atau pendapat orang lain dengan terbuka dan hormat. Dalam sejarah, kata reseptif telah digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat ideal yang diharapkan dari seorang pemimpin atau tokoh publik. Seorang pemimpin yang reseptif dianggap dapat menerima pendapat dan saran dari orang lain, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih tepat.

Contoh Penggunaan Kata Reseptif

Kata reseptif dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contoh: * Dalam sebuah pertemuan, dia menunjukkan dirinya sebagai orang yang reseptif dan terbuka terhadap kritik dan saran orang lain. * Sebagai seorang pemimpin, dia harus memiliki sifat reseptif untuk dapat menerima pendapat dan saran dari timnya. * Dalam sebuah diskusi, dia menggunakan kata reseptif untuk menggambarkan sifat dirinya yang terbuka dan dapat menerima pendapat orang lain.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata reseptif memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era globalisasi dan komunikasi yang semakin mudah, sifat reseptif dianggap sangat penting untuk dapat berkomunikasi dengan efektif dan efisien. Seorang individu yang reseptif dapat menerima pendapat dan saran orang lain dengan terbuka dan hormat, sehingga dapat membuat keputusan yang lebih tepat. Dalam budaya Indonesia modern, sifat reseptif dianggap sebagai salah satu nilai-nilai yang penting untuk dijunjung tinggi. Seorang individu yang reseptif dianggap dapat menjadi contoh yang baik bagi orang lain, sehingga dapat membantu membangun sebuah masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.