Arti Kata "hinggut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hinggut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hinggut

hing·gut v goyang; guncang;
meng·hing·gut v menggoyang; mengguncang (pohon-pohon dsb);
ter·hing·gut-hing·gut v tergoyang-goyang; terguncang-guncang; terayun-ayun: naik ke balai yg ~

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hinggut"

📝 Contoh Penggunaan kata "hinggut" dalam Kalimat

1.Pohon di taman terhinggut akibat angin kuat pagi ini.
2.Rumah kami terhinggut ketika gempa bumi menghantam kota.
3.Ayah mengajari saya menghinggut pohon di taman untuk berlatih keterampilan.
4.Di malam hari, aku terhinggut dengan lagu yang sedang diputar.
5.Kota kami terhinggut setelah hujan deras yang tiba-tiba datang petang kemarin.

📚 Artikel terkait kata "hinggut"

Mengenal Kata 'hinggut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hinggut" - Makna dan Kehidupan Sehari-Hari

Definisi dan Konteks

Kata "hinggut" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, hinggut dapat diartikan sebagai "goyang; guncang" atau "menghinggut" yang berarti "menggoyang; mengguncang". Kata ini sering digunakan dalam konteks yang melibatkan pergerakan atau getaran, seperti pohon yang hinggut-hinggut di akhir musim hujan. Sejarah kata "hinggut" masih belum jelas, tetapi kemungkinan besar berasal dari bahasa daerah atau bahasa Sunda. Dalam bahasa Sunda, kata "hinggut" memiliki makna yang sama dengan bahasa Indonesia. Kata ini kemudian masuk ke dalam bahasa Indonesia melalui proses asimilasi bahasa.

Penggunaan dalam Kalimat

Kata "hinggut" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: * Pohon di taman hinggut-hinggut di akhir musim hujan. * Mobil itu hinggut saat melintas di jalan yang rusak. * Anak kecil itu hinggut saat bermain di taman bermain.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "hinggut" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks alam. Ketika hujan, pohon-pohon hinggut-hinggut karena angin kencang. Hal ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi para seniman atau penulis untuk menciptakan karya yang menarik. Selain itu, kata "hinggut" juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam kegiatan olahraga. Ketika kita hinggut saat berlari, kita dapat merasakan getaran yang kuat pada kaki kita. Dalam kesimpulan, kata "hinggut" memiliki makna yang unik dan relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan penggunaan kata ini, kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa kita dan menciptakan karya yang menarik.