Arti Kata "geger" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geger" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geger

ge·ger /gégér/ a riuh ramai tidak keruan; gempar; heboh; ribut;
meng·ge·ger v menjadi kacau (ribut, heboh);
meng·ge·ger·kan v menyebabkan geger (kacau, heboh); menggemparkan: peristiwa itu ~ masyarakat; peraturan itu ~ kaum pedagang;
ke·ge·ger·an n kegemparan; kehebohan; keributan: dia dikejutkan oleh ~ para penumpang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geger"

📝 Contoh Penggunaan kata "geger" dalam Kalimat

1.geger berita pembunuhan itu menyebar luas di kota dan membuat masyarakat sangat kecewa.
2.Kegegeran yang terjadi di lapangan sepak bola membuat para penonton terus berteriak dan menantang wasit.
3.Peristiwa tersebut menggegerkan masyarakat dan menjadi perhatian utama di media sosial selama beberapa hari.
4.Ketika guru meminta muridnya untuk berbaris, kegagalan para murid untuk melakukan itu membuat kegegeran di kelas.
5.Kegemparan yang terjadi di pasar akibat harga barang yang naik membuat pedagang-pedagang berusaha untuk menenangkan para pembeli.

📚 Artikel terkait kata "geger"

Mengenal Kata 'geger' - Inspirasi dan Motivasi

GeGer: Makna dan Konteks dalam Bahasa Indonesia

GeGer adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan perasaan ribut, heboh, atau kegemparan. Kata ini memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam situasi sosial maupun historis. GeGer telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia sejak zaman kolonial Belanda. Pada masa itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan amarah atau kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah kolonial. GeGer juga digunakan untuk menggambarkan perasaan heboh atau kegemparan masyarakat terhadap peristiwa besar seperti kebakaran atau bencana alam. Dalam kehidupan sehari-hari, geGer sering digunakan untuk menggambarkan reaksi masyarakat terhadap peristiwa yang mengejutkan. Misalnya, ketika seorang politikus terlibat dalam skandal korupsi, masyarakat akan mengalami geGer dan menuntut penangkapan politikus tersebut. Contoh lain, ketika sebuah perusahaan besar mengumumkan pengurangan karyawan, masyarakat akan mengalami geGer dan menuntut perusahaan untuk mempertimbangkan kembali keputusannya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata geGer dalam kalimat yang alami: - "Masyarakat mengalami geGer ketika mendengar berita tentang korupsi politikus." - "Pagi ini, kota kami mengalami geGer karena kebakaran yang melanda pusat kota." - "Peraturan baru tentang pajak menggemparkan masyarakat dan menyebabkan geGer." Dalam budaya Indonesia modern, geGer sering digunakan untuk menggambarkan reaksi masyarakat terhadap peristiwa besar. Misalnya, ketika sebuah film blockbuster dirilis, masyarakat akan mengalami geGer dan berbondong-bondong menonton film tersebut. Contoh lain, ketika sebuah acara budaya besar diadakan, masyarakat akan mengalami geGer dan berpartisipasi dalam acara tersebut. Dalam keseluruhan, geGer adalah kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia dan digunakan untuk menggambarkan perasaan ribut, heboh, atau kegemparan masyarakat. Dengan memahami makna dan konteks geGer, kita dapat lebih baik memahami reaksi masyarakat terhadap peristiwa besar dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan budaya Indonesia.