Arti Kata "hipotek" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hipotek" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hipotek

hi·po·tek /hipoték/ n 1 kredit yg diberikan atas dasar jaminan berupa benda tidak bergerak; 2 surat pernyataan berutang untuk jangka panjang yg berisi ketentuan bahwa kreditor dapat memindahkan sebagian atau seluruh hak tagihannya kpd pihak ketiga;
-- saksama hak tanggungan atas barang tidak bergerak dng barang jaminan tetap dimiliki dan dikuasai oleh debitur atas dasar saling percaya dr kedua pihak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hipotek"

📝 Contoh Penggunaan kata "hipotek" dalam Kalimat

1.Pengembang properti mengajukan kredit hipotek kepada bank untuk membiayai proyeknya.
2.Perusahaan tersebut menjual asetnya untuk mengbayar utang hipotek dan menghindari kebangkrutan.
3.Dalam novel tersebut, karakter utama menggunakan hipotek untuk membiayai bisnisnya yang sedang bangkrut.
4.Mahasiswa harus memahami konsep hipotek dalam mata kuliah Ekonomi Keuangan untuk meningkatkan pengetahuannya.
5.Bank mengajukan tuntutan ganti rugi kepada debitur yang gagal membayar utang hipoteknya dalam waktu yang telah ditentukan.

📚 Artikel terkait kata "hipotek"

Mengenal Kata 'hipotek' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hipotek" - Kunci Keuangan yang Wajib Diketahui

Kata "hipotek" seringkali menjadi topik perbincangan dalam dunia keuangan dan perbankan. Namun, apakah Anda sudah tahu apa itu hipotek secara resmi? Menurut KBBI, **hipotek** adalah kredit yang diberikan atas dasar jaminan berupa benda tidak bergerak, atau surat pernyataan berutang untuk jangka panjang yang berisi ketentuan bahwa kreditor dapat memindahkan sebagian atau seluruh hak tagihannya kepada pihak ketiga. Dalam sejarah, konsep hipotek sudah ada sejak zaman kuno. Sistem ini digunakan sebagai cara untuk membiayai proyek bangunan atau pembelian properti. Pada masa lalu, orang-orang yang ingin membangun rumah atau membeli properti harus mencari pinjaman dari pihak lain dengan jaminan berupa properti tersebut. Jika pinjaman itu tidak dapat dibayarkan, maka properti tersebut dapat direlokasi oleh kreditor. Dalam kehidupan sehari-hari, **hipotek** sangat relevan terutama bagi mereka yang ingin membeli rumah atau properti. Contohnya, "Pada tahun 2020, saya membeli rumah dengan menggunakan hipotek sebesar Rp 500 juta untuk jangka waktu 20 tahun." Dalam kalimat ini, "hipotek" digunakan sebagai cara untuk membiayai pembelian rumah. Contoh lain, "Saya memutuskan untuk menggunakan hipotek untuk membiayai pembangunan usaha saya." Dalam kalimat ini, "hipotek" digunakan sebagai cara untuk membiayai proyek usaha. Dalam budaya Indonesia modern, **hipotek** menjadi salah satu pilihan untuk membiayai kebutuhan keuangan. Banyak orang yang menggunakan hipotek untuk membeli rumah atau properti sebagai investasi. Selain itu, hipotek juga dapat digunakan sebagai cara untuk membiayai proyek usaha atau bisnis. Dengan demikian, orang-orang dapat memiliki akses ke pinjaman yang lebih mudah dan fleksibel. Dalam kesimpulan, **hipotek** adalah kata yang sangat penting dalam dunia keuangan dan perbankan. Dengan mengetahui apa itu hipotek, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dalam membiayai kebutuhan keuangan Anda.