Arti Kata "hitam bagai pantat belanga" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hitam bagai pantat belanga" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hitam bagai pantat belanga

Peribahasa sangat buruk (tentang tabiat seseorang)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hitam bagai pantat belanga"

📝 Contoh Penggunaan kata "hitam bagai pantat belanga" dalam Kalimat

1.Banyaknya anak muda sekarang yang berperilaku hitam bagai pantat belanga.
2.Dalam masyarakat, perilaku orang tua yang hitam bagai pantat belanga sangat sulit diterima.
3.Pernyataan Bapak atas perilaku Ibu sangat hitam bagai pantat belanga membuat saya terkejut.
4.Kata-kata ibu bapak sangat hitam bagai pantat belanga, sehingga membuat saya merasa bersalah.
5.Di balik keindahan luar, dia memiliki sifat yang hitam bagai pantat belanga.

📚 Artikel terkait kata "hitam bagai pantat belanga"

Mengenal Kata 'hitam bagai pantat belanga' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hitam Bagai Pantat Belanga" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "hitam bagai pantat belanga" adalah sebuah peribahasa yang sangat buruk tentang tabiat seseorang. Peribahasa ini sebenarnya berasal dari zaman dahulu, ketika belanga digunakan sebagai alat masak. Pantat belanga yang hitam menandakan bahwa belanga tersebut telah digunakan untuk memasak makanan yang tidak enak atau bahkan tidak layak untuk dimakan. Oleh karena itu, "hitam bagai pantat belanga" dapat diartikan sebagai sesuatu yang sangat buruk atau tidak layak. ### Makna dan Konteks Peribahasa Dalam konteks sehari-hari, "hitam bagai pantat belanga" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki tabiat buruk, seperti suka mengatakan hal-hal yang tidak benar atau melakukan hal-hal yang tidak pantas. Jika seseorang memiliki tabiat seperti itu, maka dia dapat digambarkan sebagai "hitam bagai pantat belanga". Peribahasa ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi atau keadaan yang sangat buruk. ### Contoh Penggunaan Kata "Hitam Bagai Pantat Belanga" - "Dia sangat sombong dan suka mengatakan hal-hal yang tidak benar, dia seperti hitam bagai pantat belanga." - "Saya sangat kecewa dengan tindakan teman saya, dia seperti hitam bagai pantat belanga." - "Perusahaan tersebut telah melakukan banyak kesalahan dan tidak transparan, mereka seperti hitam bagai pantat belanga." ### Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari Peribahasa "hitam bagai pantat belanga" masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era digital seperti sekarang, banyak orang yang menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau bahkan berita bohong. Hal ini dapat membuat keadaan menjadi sangat buruk dan dapat digambarkan sebagai "hitam bagai pantat belanga". Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya informasi yang tidak benar.