Arti Kata "hurah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hurah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hurah

hu·rah n golongan bangsawan; golongan terhormat: pd waktu surah Al-Ahzab: 59 ini turun, masyarakat wanita Arab terbagi atas golongan -- dan amah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hurah"

📝 Contoh Penggunaan kata "hurah" dalam Kalimat

1.Para anggota keluarga kerajaan merupakan golongan hurah yang paling dihormati di masyarakat.
2.Pada masa lalu, sistem hierarki masyarakat Arab dipimpin oleh golongan hurah yang memiliki status sosial tertinggi.
3.Dalam konteks sastra, hurah sering digunakan untuk menggambarkan kehormatan dan martabat seorang tokoh dalam cerita.
4.Di universitas, seorang dosen yang memiliki reputasi baik dan banyak pengalaman bisa dikatakan sebagai anggota hurah dalam komunitas akademis.
5.Namun, di kalangan masyarakat biasa, istilah hurah sering digunakan dalam konteks sehari-hari untuk menghormati seseorang yang memiliki kehormatan dan kejujuran.

📚 Artikel terkait kata "hurah"

Mengenal Kata 'hurah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "hurah" - Golongan Bangsawan dalam Sastra Arab

Dalam sastra Arab, kata "hurah" memiliki makna yang khas sebagai golongan bangsawan atau terhormat. Konsep ini muncul dalam surah Al-Ahzab: 59, di mana masyarakat wanita Arab dipbagi atas golongan "hurah" dan amah. Pada masa itu, perbedaan sosial dan status ini sangat signifikan.

Contoh Penggunaan Kata Hurah dalam Kalimat

Dalam konteks sejarah, kata "hurah" sering digunakan untuk menggambarkan status sosial seseorang. Misalnya, "Dia adalah putra dari keluarga hurah terpandang di kota." Dalam kalimat ini, kata "hurah" digunakan untuk menunjukkan status sosialnya sebagai anggota keluarga bangsawan. Contoh lain adalah, "Ibu saya adalah golongan hurah yang dihormati di masyarakat." Dalam kalimat ini, kata "hurah" digunakan untuk menggambarkan status sosial ibu penulis sebagai anggota keluarga terhormat.

Relevansi Kata Hurah dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun konsep "hurah" muncul dalam sastra Arab kuno, namun relevansinya masih terasa dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa budaya di Indonesia, masih ada tradisi menghormati status sosial seseorang, terutama dalam acara formal atau ritual. Misalnya, dalam acara pernikahan, keluarga hurah dihormati dengan memberikan tempat duduk terhormat atau memberikan hadiah yang lebih besar. Dalam hal ini, kata "hurah" masih memiliki makna yang signifikan dalam menunjukkan status sosial dan kehormatan seseorang.