Arti Kata "idiom" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "idiom" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

idiom

idi·om n Ling 1 konstruksi yg maknanya tidak sama dng gabungan makna unsurnya, msl kambing hitam dl kalimat dl peristiwa itu hansip menjadi kambing hitam, padahal mereka tidak tahu apa-apa; 2 ark bahasa dan dialek yg khas menandai suatu bangsa, suku, kelompok, dll

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "idiom"

📝 Contoh Penggunaan kata "idiom" dalam Kalimat

1.Kata-kata dalam bahasa Indonesia sering digunakan sebagai idiom dalam konteks sastra, seperti "mengapa air matamu tidak membunuh bunga hatiku".
2.Dalam pendidikan, guru sering menggunakan idiom untuk menjelaskan konsep yang sulit, seperti "membuka mata siswa" untuk membuat mereka paham.
3.Bahasa Indonesia memiliki banyak idiom yang menunjukkan makna khas suku bangsa, seperti "karena itu kita harus menjadi kambing hitam".
4.Dalam konteks formal, idiom digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan, seperti "kami berhasil menemukan kunci untuk membuka kesuksesan".
5.Dalam konteks sehari-hari, orang sering menggunakan idiom untuk mengungkapkan rasa kesal, seperti "kita harus menjadi kambing hitam lagi karena ulahnya".

📚 Artikel terkait kata "idiom"

Mengenal Kata 'idiom' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Idiom" - Bahasa yang Mengungkapkan Makna yang Lebih Kaya

Kata "idiom" berasal dari bahasa Inggris dan memiliki makna yang kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, idiom adalah konstruksi kata-kata yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna unsur-unsurnya. Hal ini berarti bahwa idiom memiliki makna yang lebih kaya dan tidak dapat diartikan secara harfiah.

Sejarah dan Konteks Idiom

Idiom memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Dalam bahasa Inggris, idiom pertama kali digunakan pada abad ke-14 sebagai istilah untuk menggambarkan bahasa yang khas dan unik. Pada awalnya, idiom digunakan sebagai cara untuk menyampaikan makna yang lebih dalam dan kompleks dalam bahasa. Dalam konteks sosial, idiom sering digunakan sebagai cara untuk menyampaikan makna yang lebih kaya dan tidak dapat diungkapkan secara harfiah.

Contoh Penggunaan Idiom dalam Kalimat

Idiom sering digunakan dalam kalimat untuk menyampaikan makna yang lebih kaya. Contoh penggunaan idiom dalam kalimat dapat dilihat pada beberapa contoh berikut: - "Dia menjadi kambing hitam dalam peristiwa itu, padahal mereka tidak tahu apa-apa." (Dalam contoh ini, "kambing hitam" adalah idiom yang digunakan untuk menggambarkan orang yang menjadi korban keburukan.) - "Dia sangat bersemangat saat berbicara tentang proyeknya baru." (Dalam contoh ini, "bersemangat" adalah idiom yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki energi dan semangat yang tinggi.) - "Dia sangat merana setelah kehilangan orang yang dicintainya." (Dalam contoh ini, "merana" adalah idiom yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang merasa sedih dan berduka.)

Relevansi Idiom dalam Kehidupan Sehari-Hari

Idiom memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam bahasa Indonesia, idiom sering digunakan sebagai cara untuk menyampaikan makna yang lebih kaya dan tidak dapat diungkapkan secara harfiah. Dalam konteks budaya Indonesia modern, idiom sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari, seperti dalam percakapan, tulisan, dan bahkan dalam media sosial. Dengan menggunakan idiom, kita dapat menyampaikan makna yang lebih kaya dan tidak dapat diungkapkan secara harfiah, sehingga memperkaya komunikasi kita dengan orang lain.

Kata yang Mirip

idiomatis, idiomatologi