Arti Kata "impresionistik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "impresionistik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

impresionistik

im·pre·si·o·nis·tik /imprésionistik/ a berkaitan dng im-presionis: karya sastranya senantiasa memperlihatkan suasana --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "impresionistik"

📝 Contoh Penggunaan kata "impresionistik" dalam Kalimat

1.Buku sastra itu menampilkan gaya impresionistik yang sangat menarik.
2.Dalam karyanya, seniman itu menggunakan teknik impresionistik untuk menggambarkan alam.
3.Pada masa itu, istilah impresionistik digunakan untuk menggambarkan pergerakan seni modern.
4.Saya tertarik dengan karya impresionistik yang menggambarkan keindahan alam sekitar.
5.Dalam kurikulum sekolah, impresionistik dijadikan salah satu topik dalam pelajaran seni rupa.

📚 Artikel terkait kata "impresionistik"

Mengenal Kata 'impresionistik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Impresionistik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "impresionistik" berasal dari bahasa Perancis, yaitu "impressionniste", yang berarti berkaitan dengan gerakan seni impresionis. Dalam konteks seni rupa, impresionis adalah gerakan seni yang muncul pada abad ke-19 di Perancis, yang mencoba untuk merefleksikan cahaya alami dalam karya seni. Namun, dalam konteks sastra, impresionistik memiliki makna yang lebih luas, yaitu berkaitan dengan karya sastrawi yang senantiasa memperlihatkan suasana yang mendalam dan emosional. Dalam sastra, impresionistik sering digunakan untuk menggambarkan karya sastrawi yang memiliki kesan yang mendalam dan emosional. Contoh penggunaan kata impresionistik dalam kalimat yang alami adalah: "Karya novel terbaru ini memiliki gaya impresionistik yang sangat mendalam, sehingga pembaca dapat merasakan emosi yang dituangkan oleh penulis." Atau, "Penulis ini sangat terkenal dengan gaya impresionistiknya yang dapat membuat pembaca terpacu emosi." Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa impresionistik adalah gaya sastrawi yang dapat membuat pembaca terhubung dengan emosi yang dituangkan oleh penulis. Dalam kehidupan sehari-hari, impresionistik dapat diterapkan dalam berbagai aspek, seperti dalam dunia seni rupa, sastra, atau bahkan dalam desain interior. Dalam budaya Indonesia modern, impresionistik sangat relevan dalam menciptakan karya seni yang dapat membangkitkan emosi dan kesan yang mendalam pada pemirsa. Dengan demikian, impresionistik dapat menjadi inspirasi bagi para seniman, penulis, dan desainer untuk menciptakan karya yang dapat memperkaya kehidupan budaya masyarakat.