Arti Kata "induk karangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "induk karangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

induk karangan

karangan utama di surat kabar atau majalah; tajuk rencana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "induk karangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "induk karangan" dalam Kalimat

1.induk karangan tersebut membahas tentang isu lingkungan hidup yang semakin parah.
2.Kepala redaksi meminta agar induk karangan hari ini lebih menarik dan menabjubkan.
3.Dalam buku sastra, induk karangan tersebut sangat berpengaruh terhadap cerita utama.
4.Pembelajaran bahasa Indonesia berfokus pada analisis dan penulisan induk karangan yang efektif.
5.induk karangan berjudul "Peran Saya dalam Membangun Masyarakat" menjadi topik pembicaraan di acara seminar lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "induk karangan"

Mengenal Kata 'induk karangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Induk Karangan" - Strategi Menulis yang Efektif

Kata "induk karangan" sering digunakan dalam konteks jurnalistik dan komunikasi massa, tetapi masih banyak orang yang tidak mengetahui maknanya yang sebenarnya. Sebenarnya, **induk karangan** adalah karangan utama di surat kabar atau majalah, yang biasanya disebut sebagai tajuk rencana. Dalam sejarah, **induk karangan** memiliki peran penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi opini masyarakat. Dengan menggunakan **induk karangan**, wartawan dan penulis dapat menyampaikan berita dan informasi yang penting dan relevan dengan masyarakat. Dengan demikian, **induk karangan** menjadi bagian penting dari strategi komunikasi massa. **Induk karangan** biasanya memiliki beberapa karakteristik, seperti judul yang menarik, kalimat yang singkat dan padat, serta struktur yang jelas dan sistematis. Dengan demikian, **induk karangan** dapat menyampaikan informasi dengan efektif dan efisien. Oleh karena itu, **induk karangan** masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam bidang jurnalistik dan komunikasi massa. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **induk karangan** dalam kalimat yang alami: - "Wartawan yang berpengalaman akan menulis **induk karangan** yang menarik dan informatif." - "Surat kabar tersebut memiliki **induk karangan** yang berbeda dari yang lain." - "Penggunaan **induk karangan** yang efektif dapat meningkatkan minat pembaca." Dalam budaya Indonesia modern, **induk karangan** masih memiliki peran penting dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi opini masyarakat. Dengan demikian, **induk karangan** masih relevan dan perlu dipelajari oleh mahasiswa dan praktisi jurnalistik. Dengan memahami makna dan fungsi **induk karangan**, kita dapat meningkatkan kemampuan menulis dan berkomunikasi yang efektif.