Arti Kata "inkomplet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "inkomplet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

inkomplet

in·kom·plet /inkomplét/ a tidak lengkap

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "inkomplet"

📝 Contoh Penggunaan kata "inkomplet" dalam Kalimat

1.Dokumen tersebut tidak lengkap dan perlu diperbaiki oleh tim redaksi.
2.Pada pertemuan hari ini, laporan saya tidak lengkap karena kurangnya data penting.
3.Dia merasa tidak lengkap tanpa adanya kehadiran teman lama di acara ulang tahunnya.
4.Saya meminta bantuan dokter untuk mengevaluasi kondisi saya yang tidak lengkap setelah cedera.
5.Dalam proses pembuatan film, kami menemukan bahwa skenario tidak lengkap dan perlu diperbaiki.

📚 Artikel terkait kata "inkomplet"

Mengenal Kata 'inkomplet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Inkomplet" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "in·kom·plet" atau "inkomplét" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat penting dalam komunikasi sehari-hari. Kata ini berasal dari kata "incomplete" dalam bahasa Inggris, yang berarti tidak lengkap. Dalam konteks historis, kata inkomplet sering digunakan dalam konteks akademis dan ilmiah untuk menggambarkan suatu hasil penelitian atau pengamatan yang tidak sepenuhnya lengkap atau akurat. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata inkomplet untuk menggambarkan suatu keadaan atau situasi yang tidak lengkap atau tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan. Misalnya, kita bisa mengatakan "Saya tidak bisa memberikan jawaban yang inkomplet karena saya masih mencari informasi tambahan." Atau, "Proyek ini belum inkomplet karena masih ada beberapa tahap yang belum diselesaikan." Kata inkomplet juga sering digunakan dalam konteks budaya dan sosial. Misalnya, kita bisa mengatakan "Festival ini belum inkomplet tanpa adanya pertunjukan musik yang menarik." Atau, "Rencana liburan ini belum inkomplet tanpa adanya perencanaan yang matang." Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi situasi yang inkomplet, baik itu dalam konteks akademis, profesional, atau bahkan dalam kehidupan pribadi. Namun, dengan menggunakan kata inkomplet, kita bisa menggambarkan keadaan tersebut dengan lebih jelas dan efektif. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata inkomplet dalam bahasa Indonesia.