Arti Kata "interferometer" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "interferometer" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

interferometer

in·ter·fe·ro·me·ter /interférométer/ n alat yg digunakan untuk mengukur perubahan indeks bias udara (cahaya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "interferometer"

📝 Contoh Penggunaan kata "interferometer" dalam Kalimat

1.Dalam survei astronomi, ilmuwan menggunakan interferometer untuk mengumpulkan data tentang bintang jauh.
2.Teknologi interferometer membantu penelitian ilmiah di bidang fisika partikel dengan akurasi tinggi.
3.Para ilmuwan menggunakan interferometer untuk memahami sifat optik dari materi gelap yang terdapat di ruang angkasa.
4.Dalam pengembangan teknologi, perusahaan menggunakan interferometer untuk menguji kualitas komponen optik.
5.Para mahasiswa fisika harus memahami prinsip kerja interferometer sebelum melakukan penelitian lapangan.

📚 Artikel terkait kata "interferometer"

Mengenal Kata 'interferometer' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Interferometer" - Teknologi Canggih untuk Mengukur Cahaya

Sebagai kata yang relatif jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, interferometer mungkin belum familiar bagi banyak orang. Namun, di balik definisinya yang kompleks, interferometer memainkan peran penting dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada dasarnya, interferometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur perubahan indeks bias udara (cahaya). Dengan cara ini, interferometer dapat membantu ilmuwan dan peneliti memahami sifat cahaya dan kemampuan untuk menembus medium, seperti udara atau benda padat. Sejarah pengembangan interferometer kembali ke abad ke-17, ketika ilmuwan seperti Christiaan Huygens menggunakan prinsip interferensi untuk memahami sifat gelombang optik. Berikut beberapa contoh penggunaan interferometer dalam kalimat yang alami: - "Mereka menggunakan interferometer canggih untuk mengukur perubahan indeks bias udara dalam atmosfer." - "Pada penelitian terkini, ilmuwan menggunakan interferometer untuk memahami sifat gelombang optik dalam materi padat." - "Teknologi interferometer dipakai dalam pengembangan sistem navigasi satelit untuk meningkatkan akurasi lokasi." Dalam kehidupan sehari-hari, interferometer mungkin tidak terlalu relevan, tetapi dalam budaya Indonesia modern, teknologi interferometer telah memainkan peran penting dalam berbagai bidang. Misalnya, interferometer digunakan dalam pengembangan teknologi navigasi satelit, yang sangat penting dalam berbagai aplikasi, seperti penggunaan GPS.