Arti Kata "kurai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kurai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kurai

ku·rai n urat (garis-garis, loreng, dsb) pd kayu, batu pualam, dsb; gambar (barik-barik dsb) pd bilah keris dsb yg berpamor;
ber·ku·rai v berurat atau bergaris-garis; memiliki kurai: kayu yg ~; keris ~ pamor naga berenang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kurai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kurai" dalam Kalimat

1.Keris yang sudah dilukis oleh seniman profesional memiliki kurai yang indah.
2.Di masa lalu, kayu yang digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga seringkali memiliki kurai yang kuat.
3.Pada masa perang, prajurit seringkali memakai keris dengan kurai yang menunjukkan status sosialnya.
4.Sang seniman memiliki kebiasaan melukis gambar-gambar yang mempunyai kurai menarik.
5.Galeri seni menampilkan lukisan yang memiliki kurai yang unik dan menarik perhatian.

📚 Artikel terkait kata "kurai"

Mengenal Kata 'kurai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kurai" - Inspirasi dari Alam dan Budaya

Kata "kurai" memiliki makna yang unik dan kaya dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks bahasa, kata ini merujuk pada garis-garis, loreng, atau pola pada permukaan kayu, batu pualam, atau benda lainnya. Dalam sejarah, kata kurai juga terkait dengan keris, sebuah alat tradisional berpamor yang memiliki gambar-gambar khas. Kurai pada kayu atau batu dapat dihasilkan melalui proses alami atau juga dapat diciptakan oleh manusia melalui teknik tertentu. Pada kayu, kurai dapat berupa warna atau pola yang unik yang dihasilkan oleh proses pengerjaan kayu. Sementara itu, pada keris, kurai berupa gambar atau pola yang berpamor dan memiliki makna filosofis. Contoh penggunaan kata kurai dalam kalimat yang alami adalah: "Kayu itu memiliki kurai yang indah dan unik", atau "Keris itu memiliki kurai pamor naga berenang yang sangat cantik". Dalam kehidupan sehari-hari, kata kurai juga memiliki relevansi yang signifikan. Pada dasarnya, kata kurai dapat diartikan sebagai hal-hal yang unik dan menarik yang dapat menambah keindahan pada sebuah benda atau objek. Dalam konteks budaya Indonesia, kata kurai dapat dihubungkan dengan nilai-nilai filosofis dan spiritualitas. Misalnya, pada keris, kurai dapat diartikan sebagai simbol kekuatan dan kecantikan.