Arti Kata "istiazah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "istiazah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

istiazah

is·ti·a·zah a Isl 1 permohonan kpd Tuhan untuk mendapat perlindungan dr gangguan setan; 2 pembacaan auzu billahi minasysyaitanirrajim

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "istiazah"

📝 Contoh Penggunaan kata "istiazah" dalam Kalimat

1.Dalam konteks agama Islam, istiazah merupakan permohonan kepada Tuhan untuk mendapat perlindungan dari gangguan setan.
2.Saya sering membaca istiazah sebelum tidur untuk meminta perlindungan dari setan.
3.Dalam kitab "Mu'awwidhatayn", istiazah digunakan sebagai permohonan perlindungan dari gangguan setan.
4.Mengenai istiazah, ilmuwan Islam berpendapat bahwa itu merupakan salah satu cara untuk melindungi diri dari gangguan setan.
5.Dalam tradisi keagamaan, istiazah sering dibaca bersama-sama dengan ayat-ayat suci Al-Qur'an untuk mendapat perlindungan dari gangguan setan.

📚 Artikel terkait kata "istiazah"

Mengenal Kata 'istiazah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "istiazah" - Perlindungan dari Gangguan Setan

Dalam bahasa Indonesia, kata istiazah memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks keagamaan. Istiazah merupakan permohonan kepada Tuhan untuk mendapatkan perlindungan dari gangguan setan. Konsep ini memiliki akar yang dalam dalam agama Islam, di mana pembacaan auzu billahi minasysyaitanirrajim dianggap sebagai salah satu cara untuk melawan kejahatan setan dan meminta perlindungan dari Tuhan. Dalam kehidupan sehari-hari, istiazah sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika kita sedang menghadapi kesulitan atau masalah, kita mungkin berdoa dan berkata, "Aku beristiazah kepada Tuhan untuk melindungiku dari gangguan setan." Atau, ketika kita sedang membaca Al-Qur'an, kita mungkin membaca auzu billahi minasysyaitanirrajim untuk meminta perlindungan dari setan dan membantu kita fokus pada kandungan Al-Qur'an. Contoh lainnya adalah ketika kita sedang berjalan sendirian di malam hari, kita mungkin membaca istiazah untuk meminta perlindungan dari Tuhan dan menghindari gangguan setan. Dalam budaya Indonesia modern, istiazah masih memiliki relevansi yang kuat. Banyak orang yang masih menginginkan perlindungan dari Tuhan dan meninggalkan kejahatan setan. Bahkan, dalam beberapa kejadian yang tidak terduga, istiazah sering digunakan sebagai cara untuk meminta perlindungan dari Tuhan dan membantu kita menghadapi situasi yang sulit. Oleh karena itu, istiazah masih menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.