Arti Kata "istiklal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "istiklal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

istiklal

is·tik·lal n kebebasan; kemerdekaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "istiklal"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "istiklal" dalam Kalimat

1.Negara ini telah mencapai isitiklal total dan tidak lagi tergantung pada pihak luar.
2.Proklamasi 17 Agustus 1945 secara resmi mengumumkan isitiklal Indonesia dari kekuasaan penjajah.
3.Masyarakat harus memahami nilai-nilai demokrasi dan isitiklal sebagai landasan hidup bersama.
4.Dalam persidangan mahasiswa, hakim menegaskan bahwa isitiklal berbicara tidak boleh melawan hak asasi manusia.
5.Dalam novel klasik, penulis menggambarkan perjuangan rakyat untuk mencapai isitiklal yang telah lama diharapkan.

πŸ“š Artikel terkait kata "istiklal"

Mengenal Kata 'istiklal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Istiklal" - Inspirasi dan Motivasi untuk Kemerdekaan

Kata "istiklal" memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, yaitu kebebasan dan kemerdekaan. Dalam konteks historis, kata ini sangat erat kaitannya dengan perjuangan bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Pada tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda Indonesia berkumpul di Yogyakarta untuk membentuk kesadaran nasional dan memproklamasikan kebebasan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "istiklal" sering digunakan dalam berbagai bentuk kalimat. Misalnya, "Rakyat Indonesia memperjuangkan istiklal dan kemerdekaan mereka selama berabad-abad." atau "Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menjaga kebebasan dan kemerdekaan warga negara." Kata "istiklal" juga sering digunakan dalam konteks kemerdekaan nasional, seperti pada hari kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus. Dalam budaya Indonesia modern, kata "istiklal" memiliki relevansi yang sangat penting. Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai yang sangat erat kaitannya dengan kebebasan dan kemerdekaan, seperti semangat perjuangan, persatuan, dan kesetaraan. Oleh karena itu, kata "istiklal" harus terus-menerus diingat dan dijunjung tinggi sebagai inspirasi dan motivasi untuk menjaga kebebasan dan kemerdekaan bangsa Indonesia.