Arti Kata "jahiliah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jahiliah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jahiliah

ja·hi·li·ah n kebodohan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jahiliah"

📝 Contoh Penggunaan kata "jahiliah" dalam Kalimat

1.Kebodohan seseorang yang disebut 'jahiliah' sering kali menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan dalam masyarakat.
2.Pendidikan yang baik dapat membantu mengurangi kejahiliah masyarakat dan meningkatkan kesadaran.
3.Sejarah menunjukkan bagaimana peradaban kuno sering kali jatuh ke dalam kejahiliah dan kebodohan.
4.Kebijakan pemerintah yang tidak mempertimbangkan kejahiliah masyarakat dapat menyebabkan kegagalan dalam mencapai tujuan.
5.Menghilangkan kejahiliah dalam masyarakat membutuhkan waktu, kesabaran, dan dukungan dari berbagai pihak.

📚 Artikel terkait kata "jahiliah"

Mengenal Kata 'jahiliah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jahiliah" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "jahiliah" seringkali digunakan untuk menggambarkan sifat kebodohan atau ketidaktahuan seseorang. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Arab dan telah digunakan dalam bahasa Melayu sejak abad ke-14. Dalam budaya Indonesia, kata "jahiliah" seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku atau tindakan yang tidak bertanggung jawab atau tidak beradab.

Contoh Penggunaan Kata Jahiliah

Kata "jahiliah" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - "Dia menunjukkan tindakan jahiliah dengan melakukan kejahatan yang tidak dapat dibenarkan." - "Kebodohan jahiliah yang ditunjukkan oleh seseorang dapat menyebabkan kerugian bagi dirinya sendiri." - "Di tengah-tengah masyarakat yang maju, masih ada banyak orang yang menunjukkan jahiliah dengan perilaku yang tidak beradab."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "jahiliah" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam banyak aspek kehidupan, seperti politik, ekonomi, dan sosial, masih ada banyak orang yang menunjukkan jahiliah dengan perilaku yang tidak bertanggung jawab atau tidak beradab. Oleh karena itu, penting untuk kita meningkatkan kesadaran dan kesadaran akan pentingnya jahiliah dalam kehidupan sehari-hari.