Arti Kata "jaran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jaran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jaran

ja·ran n kuda;
-- goyang nama guna-guna; -- kepang tarian yg melukiskan gerak penunggang kuda, dilakukan oleh beberapa pria yg masing-masing mengempit atau menaiki anyaman bambu berbentuk kuda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jaran"

📝 Contoh Penggunaan kata "jaran" dalam Kalimat

1.Di festival budaya, penari memperagakan gerak jaran yang menarik perhatian penonton.
2.Pada saat itu, masyarakat masih percaya pada kekuatan jaran sebagai guna-guna untuk memberi keberuntungan.
3.Tarian jaran adalah salah satu kesenian yang populer di daerah pedesaan.
4.Pada kesempatan itu, guru mengajarkan siswa tentang sejarah dan makna jaran sebagai tradisi budaya.
5.Rumah adat dihiasi dengan topeng dan baju adat yang dihiasi dengan motif jaran untuk memperingati hari besar.

📚 Artikel terkait kata "jaran"

Mengenal Kata 'jaran' - Inspirasi dan Motivasi

Jenis Kuda Gaya atau Gaya Tarian Tradisional

Kata jaran memiliki makna yang kaya dalam budaya Indonesia. Secara umum, jaran merujuk pada nama guna-guna atau kepang tarian yang melukiskan gerak penunggang kuda. Konsep ini telah ada sejak zaman lampau dan masih dipertahankan hingga saat ini. Dalam konteks sejarah, jaran sering dikaitkan dengan kebudayaan yang berkembang di kalangan masyarakat Sunda. Jarang ditemukan dalam berbagai kalimat dan konteks. Misalnya, dalam kalimat "Tarian jaran dipertontonkan pada festival budaya", kata jaran mengacu pada tarian tradisional yang melibatkan banyak penari. Atau dalam kalimat "Penari jaran menggunakan anyaman bambu sebagai alat bantu", kata jaran mengacu pada kegiatan tarian yang melibatkan penari dan anyaman bambu. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep jaran masih relevan. Banyak komunitas yang mempertahankan tradisi jaran sebagai bagian dari kebudayaan mereka. Selain itu, tarian jaran juga sering dipertontonkan sebagai bentuk ekspresi seni dan budaya. Dengan demikian, jaran tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia.