Arti Kata "habis miang karena bergeser" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "habis miang karena bergeser" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

habis miang karena bergeser

Peribahasa segala kesukaran (ketakutan, malu, dan sebagainya) akan hilang sesudah menjadi kebiasaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "habis miang karena bergeser"

📝 Contoh Penggunaan kata "habis miang karena bergeser" dalam Kalimat

1.Sehari-hari, saya mulai terbiasa dengan lalu lintas padat di kota besar.
2.Setelah beberapa kali menghadapi situasi sulit, saya merasa lebih percaya diri.
3.Menghadapi tes yang sulit, saya tidak merasa takut lagi karena sudah terbiasa.
4.Menjadi mahasiswa baru, saya menghadapi banyak tantangan baru, tapi saya tidak merasa malu lagi.
5.Setelah beberapa tahun menjabat sebagai kepala sekolah, saya merasa lebih santai menghadapi masalah yang timbul.

📚 Artikel terkait kata "habis miang karena bergeser"

Mengenal Kata 'habis miang karena bergeser' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "habis miang karena bergeser" - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Makna di Balik Peribahasa

Kata "habis miang karena bergeser" adalah salah satu peribahasa yang digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan proses penyesuaian diri dengan lingkungan atau situasi yang baru. Peribahasa ini mengandung makna bahwa segala kesukaran atau ketakutan akan hilang setelah menjadi kebiasaan. Konsep ini berlaku dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari perubahan lingkungan, suasana hati, hingga pola pikir.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Dalam keseharian, kata "habis miang karena bergeser" seringkali digunakan untuk menggambarkan bagaimana seseorang dapat mengatasi kekhawatiran atau kesukaran dengan penyesuaian diri. Misalnya, "Setelah beberapa minggu berada di kota besar, aku merasa habis miang karena bergeser dengan suasana dan pola hidup yang baru." Dengan demikian, seseorang dapat beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda dan menghilangkan rasa takut atau tidak nyaman.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "habis miang karena bergeser" memiliki relevansi yang signifikan dalam menghadapi perubahan dan tantangan. Perubahan lingkungan, seperti pindah ke kota lain atau memulai pekerjaan baru, dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman atau khawatir. Namun, dengan penyesuaian diri dan waktu, individu dapat mengatasi kesulitan dan merasa habis miang karena bergeser dengan lingkungan baru. Hal ini menunjukkan bahwa penyesuaian diri adalah kunci dalam menghadapi perubahan dan mencapai kebahagiaan.