Arti Kata "jeda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jeda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jeda

je·da n 1 waktu berhenti (mengaso) sebentar; waktu beristirahat di antara dua kegiatan atau dua babak (spt dl olahraga dsb); 2 Ling hentian sebentar dl ujaran (sering terjadi di depan unsur kalimat yg mempunyai isi informasi yg tinggi atau kemungkinan yg rendah);
-- kemanusian penghentian permusuhan sementara demi menegakkan hak-hak asasi manusia; -- larik Sas hentian arus ujaran dl pembacaan sajak yg ditentukan oleh peralihan larik dl sajak; -- penggal jeda larik;
ber·je·da v 1 berhenti sebentar; 2 ada jedanya; terputus-putus; ada antaranya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jeda"

📝 Contoh Penggunaan kata "jeda" dalam Kalimat

1.Di antara dua babak olahraga, pemain membutuhkan waktu jeda yang cukup untuk pulih.
2.Pengajar meminta siswa untuk berhenti berbicara dan melakukan jeda sebelum melanjutkan ke topik baru.
3.Di teks sajak, larik jeda digunakan untuk menambahkan kesan yang lebih mendalam pada pembaca.
4.Penghentian sementara permusuhan adalah langkah penting untuk menegakkan hak-hak asasi manusia di konflik.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, kita semua perlu melakukan jeda untuk melepaskan diri dari kelelahan dan stres.

📚 Artikel terkait kata "jeda"

Mengenal Kata 'jeda' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna Jeda dalam Bahasa Indonesia

Apakah Anda pernah merasakan jeda di tengah-tengah kegiatan atau perbincangan? Jeda adalah waktu berhenti sebentar yang dapat terjadi dalam berbagai konteks, mulai dari olahraga hingga percakapan. Konsep jeda juga memiliki makna yang lebih dalam dalam konteks kemanusiaan dan sastra.

Sejarah kata jeda sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu "je·da". Dalam bahasa Indonesia, "jeda" memiliki beberapa arti, antara lain waktu berhenti sebentar, hentian sebentar dalam ujaran, penghentian permusuhan sementara, dan larik sas yang ditentukan oleh peralihan larik dalam sajak.

Contoh penggunaan kata jeda dalam kalimat yang alami adalah: "Setelah beberapa menit berdiskusi, kami memutuskan untuk mengambil jeda sebelum melanjutkan percakapan." Atau, "Dalam lagu tersebut, ada beberapa jeda yang menambahkan kedalaman makna lirik." Dalam olahraga, jeda juga digunakan untuk memberikan kesempatan kepada pemain untuk mengambil napas dan memulihkan kekuatan.

Relevansi kata jeda dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Jeda dapat membantu kita untuk mengambil napas, memulihkan energi, dan menilai situasi. Dalam budaya Indonesia modern, jeda juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam sastra, musik, dan bahkan dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, kata jeda bukan hanya sekedar waktu berhenti, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam yang dapat membantu kita dalam menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan.