Arti Kata "jelai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jelai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jelai

1je·lai n padi-padian yg biji atau buahnya keras, kadang-kadang dibuat tasbih dsb; enjelai; Coix lacryma jobi

2je·lai n selai (bubur kental dr buah-buahan yg biasa dimakan dng dioleskan pd roti dsb); jem

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jelai"

📝 Contoh Penggunaan kata "jelai" dalam Kalimat

1.Dalam upacara keagamaan, umat Islam sering menggunakan enjelai sebagai bahan pembuatan tasbih.
2.Dokter menyarankan pasien untuk mengonsumsi padi-padian jelai untuk mengobati gejala perut kembung.
3.Di kebun, petani menanam padi-padian jelai sebagai salah satu tanaman komoditas untuk dijual.
4.Dalam sejarah, jelai juga digunakan sebagai bahan pembuatan peralatan tradisional dan kerajinan tangan.
5.Dalam konteks agama Buddha, jelai dianggap sebagai salah satu tanaman yang memiliki nilai sacred dan digunakan dalam ritual keagamaan.

📚 Artikel terkait kata "jelai"

Mengenal Kata 'jelai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jelai" - Inspirasi dari Budaya Indonesia

Kata "jelai" seringkali terdengar tidak asing di telinga kita, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan tradisi dan budaya Indonesia. Dalam bahasa Indonesia, jelai memiliki arti resmi sebagai padi-padian yang biji atau buahnya keras, kadang-kadang dibuat tasbih dan lain-lain. Menurut sejarah, tanaman ini telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sejak zaman kuno untuk berbagai keperluan, mulai dari bahan makanan hingga alat doa. Dalam kehidupan sehari-hari, jelai seringkali digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, seseorang mungkin berkata, "Saya pergi ke pasar untuk membeli jelai sebagai bahan utama resep masakan." Atau, "Dia menggunakan jelai sebagai bahan dasar untuk membuat tasbih yang menenangkan." Contoh lainnya, "Dia memanfaatkan jelai sebagai pengganti kacang tanah dalam membuat kue kering yang lezat." Dalam budaya Indonesia modern, jelai masih memiliki relevansi yang kuat. Banyak masyarakat yang masih menggunakan jelai sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai produk, seperti kue, makanan ringan, dan bahkan obat-obatan tradisional. Selain itu, jelai juga digunakan sebagai inspirasi dalam karya seni, seperti lukisan, patung, dan lain-lain. Dengan demikian, jelai tetap menjadi bagian penting dari warisan budaya Indonesia yang kaya dan beragam.