Arti Kata "kenyit" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kenyit" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kenyit

ke·nyit, me·nge·nyit v mengerutkan alis (mengejapkan mata) untuk memberi isyarat; mengerling;
ke·nyit·an n kerling mata; kelipan; kedipan (mata): dng ~ ibu berisyarat supaya saya menyuguhkan hidangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kenyit"

📝 Contoh Penggunaan kata "kenyit" dalam Kalimat

1.Ibu berisyarat dengan mekenyit mata untuk menunjukkan bahwa makanan sudah siap disuguhi.
2.Pada pertemuan bisnis, CEO mengekspresikan ketidaksetujuannya dengan mekenyit mata dan mengatakan "saya tidak setuju dengan rencana tersebut".
3.Penglihatan yang tidak normal menyebabkan saya sering mekenyit mata dan merasa tidak nyaman.
4.Kita harus berhati-hati saat bermain di jalan raya, karena mekenyit mata bisa membahayakan pengemudi.
5.Mereka berdua berbicara dengan bahasa isyarat, mekenyit mata untuk menunjukkan bahwa mereka sudah paham apa yang dibicarakan.

📚 Artikel terkait kata "kenyit"

Mengenal Kata 'kenyit' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kenyit" - Bahasa Ibu yang Menyimpan Makna

Kata "kenyit" adalah salah satu kata yang memiliki makna yang unik dan khas dalam Bahasa Indonesia. Secara harfiah, kata ini berarti mengerutkan alis dan mengejapkan mata untuk memberikan isyarat atau tanda. Dalam konteks sejarah, kata "kenyit" memiliki asal-usul yang terkait dengan tradisi berbicara lembut dan halus dalam masyarakat Indonesia, terutama di kalangan perempuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kenyit" masih banyak digunakan untuk memberikan isyarat yang tidak perlu diucapkan secara jelas. Misalnya, "ibu menyitkan alisnya" untuk mengatakan bahwa dia ingin diberi sesuatu, atau "dia menyitkan mata" untuk menunjukkan bahwa dia sedang sengaja tidak melihat sesuatu. Contoh lainnya, "ibu menyitkan alisnya dan pergi ke dapur" untuk menunjukkan bahwa dia ingin menyiapkan makanan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kenyit" masih memiliki makna yang penting dalam interaksi sosial. Ketika kita melihat seseorang menyitkan alis dan mengejapkan mata, kita bisa tahu bahwa mereka sedang berusaha memberikan isyarat atau mengajak bicara. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang-orang menyitkan mata dan menggerakkan alis untuk memberikan tanda yang sederhana tetapi efektif.