Arti Kata "jeluntung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jeluntung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jeluntung

je·lun·tung lihat cacar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jeluntung"

📝 Contoh Penggunaan kata "jeluntung" dalam Kalimat

1.Pada musim kemarau itu, banyak warga yang menderita penyakit jeluntung karena kurangnya air bersih.
2.Dokter menyarankan pasien untuk mengikuti terapi intensif untuk mengobati penyakit jeluntung yang semakin parah.
3.Penelitian menunjukkan bahwa penyakit jeluntung lebih banyak terjadi pada daerah dengan suhu udara yang tinggi.
4.Dalam budaya masyarakat adat, penyakit jeluntung dianggap sebagai kutukan dari dewa yang marah.
5.Di sekolah, guru membahas tentang penyakit jeluntung dan cara pencegahannya untuk meningkatkan kesadaran siswa.

📚 Artikel terkait kata "jeluntung"

Mengenal Kata 'jeluntung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jeluntung" - Cacar yang Mengganggu

Kata "jeluntung" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan gejala kulit yang mirip dengan cacar. Kata ini sebenarnya berasal dari bahasa Belanda, yaitu "je·lun·tung", yang juga berarti cacar. Kata ini memiliki konteks historis yang menarik, mengingat banyak orang di Indonesia pernah mengalami cacar pada masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jeluntung" sering digunakan untuk menggambarkan gejala kulit yang tidak nyaman. Misalnya, "Saya memiliki jeluntung yang sangat parah akhir-akhir ini, sehingga saya harus beristirahat di rumah." Atau, "Ibu saya memiliki jeluntung yang menular, sehingga kami semua harus berhati-hati." Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan gejala kulit yang tidak biasa, seperti "Saya tidak tahu apa penyebab jeluntung yang saya alami, tapi saya akan pergi ke dokter untuk memastikannya." Kata "jeluntung" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesehatan. Banyak orang di Indonesia masih mengalami cacar atau gejala kulit yang mirip dengan cacar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah dan mengobati jeluntung. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan gejala kulit yang tidak nyaman dalam konteks budaya Indonesia modern, seperti dalam film atau drama yang menceritakan tentang kesehatan. Dengan demikian, kata "jeluntung" menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari kita.