Arti Kata "merosot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merosot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merosot

me·ro·sot v tergelincir turun; sangat menurun (tt harga, martabat, dsb); mundur sekali: -- harganya; popularitas pemain itu sudah mulai --;
ke·me·ro·sot·an n hal (keadaan) merosot;
- tanah Geo proses erosi secara geologi yg dapat terjadi tanpa campur tangan manusia

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merosot"

📝 Contoh Penggunaan kata "merosot" dalam Kalimat

1.Harga sahamnya merosot drastis setelah berita buruk tentang perusahaan.
2.Pengemudi mobil tersebut merosot dari trotoar setelah terjatuh dari sepeda motor.
3.Popularitas pemain sepak bola itu mulai merosot karena beberapa hasil pertandingan yang buruk.
4.Tanah di daerah itu mengalami proses erosi yang merosot karena curah hujan tinggi.
5.Prestasi akademik siswa itu mulai merosot karena kurangnya perhatian dari orang tuanya.

📚 Artikel terkait kata "merosot"

Mengenal Kata 'merosot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merosot" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "merosot" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang menurun atau turun. Dalam konteks sejarah, kata "merosot" sering digunakan untuk menggambarkan perubahan sosial atau ekonomi yang terjadi pada suatu periode waktu tertentu. Misalnya, perubahan harga atau martabat yang menurun dapat digambarkan dengan kata "merosot".

Contoh Penggunaan Kata "merosot"

Kata "merosot" dapat digunakan dalam berbagai situasi. Contohnya, jika harga komoditas tertentu menurun secara drastis, kita dapat mengatakan bahwa harga tersebut "merosot" secara signifikan. Selain itu, jika popularitas seseorang atau suatu produk menurun, kita dapat mengatakan bahwa popularitas tersebut "merosot" juga. Berikut adalah contoh kalimat yang menggunakan kata "merosot": - Harga minyak mentah "merosot" karena permintaan yang rendah. - Popularitas pemain itu sudah mulai "merosot" karena prestasinya yang kurang memuaskan. - Harga saham perusahaan tersebut "merosot" karena kegagalan dalam meningkatkan pendapatan.

Relevansi Kata "merosot" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "merosot" memiliki relevansi yang cukup signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata "merosot" sering digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi yang menurun atau turun. Misalnya, jika suatu daerah mengalami erosi tanah, kita dapat mengatakan bahwa kondisi tersebut "merosot" secara geologi. Selain itu, jika seseorang mengalami penurunan mental atau emosional, kita dapat mengatakan bahwa kondisi tersebut "merosot" pula. Dengan demikian, kata "merosot" memiliki peran yang penting dalam menggambarkan suatu kondisi yang kompleks dan dinamis.