Arti Kata "jemawa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jemawa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jemawa

je·ma·wa kl a 1 angkuh; congkak; 2 suka mencampuri perkara orang lain;
ke·je·ma·wa·an n keangkuhan; kecongkakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jemawa"

📝 Contoh Penggunaan kata "jemawa" dalam Kalimat

1.Dia dikenal sebagai orang yang sangat jelema karena selalu ingin menang sendiri dalam setiap permainan.
2.Pengalaman hidup membuktikan bahwa kejelemaan itu hanya menghasilkan kesenangan sementara.
3.Dalam permainan congkak, anak kecil itu sangat jelema dan tidak mau kalah dengan teman-temannya.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kejelemaan itu dapat membuat seseorang menjadi sangat tidak populer di kalangan orang lain.
5.Sebagai seorang guru, ia mengajarkan anak-anak bahwa kejelemaan tidak hanya membuat kita kalah, tetapi juga membuat kita kehilangan teman.

📚 Artikel terkait kata "jemawa"

Mengenal Kata 'jemawa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Jemawa" - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Makna Sebenarnya

Jemawa adalah kata yang cukup populer dalam bahasa Indonesia, tetapi apakah kita sudah mengenal maknanya dengan benar? Kata ini memiliki dua arti utama, yaitu angkuh dan congkak. Dalam konteks historis, kata jemawa sering digunakan untuk menggambarkan sifat seseorang yang suka mencampuri perkara orang lain, sehingga mereka dianggap tidak hormat dan tidak sopan. Dalam budaya Indonesia modern, kata jemawa sering digunakan untuk menggambarkan keangkuhan dan kecongkakan seseorang.

Contoh Penggunaan Kata Jemawa

Berikut beberapa contoh penggunaan kata jemawa dalam kalimat yang alami: - "Dia selalu jemawa dan congkak dalam berbicara, sehingga banyak orang yang tidak suka dengannya." - "Dia memiliki sifat kejemawaan yang sangat kuat, sehingga sulit baginya untuk meminta maaf." - "Dia suka mencampuri perkara orang lain, sehingga dia sering dianggap sebagai orang yang jemawa."

Relevansi Kata Jemawa dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata jemawa memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia, sifat kejemawaan dianggap sebagai sifat yang tidak diinginkan, karena dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman dan tidak hormat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata jemawa dan menghindari perilaku yang dapat dianggap sebagai kejemawaan. Dengan memahami kata jemawa, kita dapat menjadi orang yang lebih sopan, hormat, dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang lain.