Arti Kata "jua" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jua" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jua

jua adv 1 tidak lain dr; hanya; saja: Tuhan -- yg dapat menolong kita; 2 juga; pun (dipakai untuk mengeraskan kata yg di depannya saja): siapa -- tidak boleh mengambil pundi-pundi itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jua"

📝 Contoh Penggunaan kata "jua" dalam Kalimat

1.Pak Rudi adalah guru yang paling baik di sekolah ini, jua dia yang paling suka membantu murid-muridnya yang lemah.
2.Pada masa lalu, tidak ada teknologi canggih seperti sekarang, jua kita harus bekerja keras untuk menyelesaikan pekerjaan.
3.Dia mengatakan bahwa dia tidak bisa menghadiri pertemuan itu, jua dia harus ke luar negeri atas permintaan kantor.
4.Dalam kitab suci, Tuhan dikatakan sebagai Pencipta alam semesta, jua juga sebagai pelindung manusia.
5.Pada akhirnya, dia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya, jua dia merasa lebih bahagia setelah itu.

📚 Artikel terkait kata "jua"

Mengenal Kata 'jua' - Inspirasi dan Motivasi

Jua: Kata yang Menyatakan Kesetaraan dan Kekhususan

Kata "jua" adalah kata bantu yang memiliki makna umum sebagai kata penegas. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan sejak zaman Belanda untuk mengindikasikan kesetaraan atau kekhususan. Misalnya, dalam konteks agama, kata "jua" digunakan untuk menunjukkan bahwa Tuhan adalah satu-satunya yang dapat menolong kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jua" sering digunakan untuk menegasikan kata atau kalimat sebelumnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jua" dalam kalimat yang alami: * "Siapa pun yang tidak boleh mengambil pundi-pundi itu jua." * "Hanya jua saya yang boleh mengakses sistem tersebut." * "Dia jua adalah orang yang paling pintar di sekolah." Kata "jua" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin pluralis, kata "jua" dapat digunakan untuk menegaskan kesetaraan dan kekhususan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam konteks politik, kata "jua" dapat digunakan untuk menunjukkan bahwa semua warga negara memiliki hak yang sama. Dalam konteks sosial, kata "jua" dapat digunakan untuk menegaskan bahwa setiap individu memiliki keunikan dan kekhususan masing-masing. Dengan demikian, kata "jua" bukan hanya kata bantu yang menyatakan kesetaraan dan kekhususan, tetapi juga merupakan bagian penting dari bahasa Indonesia modern yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan lebih efektif dan efisien.