Arti Kata "jeriji" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jeriji" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jeriji

1je·ri·ji n jari

2je·ri·ji n jeruji; terali; kisi-kisi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jeriji"

📝 Contoh Penggunaan kata "jeriji" dalam Kalimat

1.Siswa menghitung panjang jari untuk menentukan ukuran kertas yang dibutuhkan.
2.Ibu meminta anaknya untuk mengukur panjang jeriji ibu jari dengan menggunakan takar.
3.Pada permainan tradisional, anak-anak saling menggigit jeriji telapak tangan untuk menentukan lawan bermain.
4.Dokter meminta pasien untuk membuka mulut dan menunjukkan jeriji lidah yang sedang sakit.
5.Pada proses menggambar, murid perlu mengukur panjang jeriji pensil untuk mendapatkan hasil yang rapi.

📚 Artikel terkait kata "jeriji"

Mengenal Kata 'jeriji' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jeriji" - Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "jeriji" sering kita temui dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah kita benar-benar mengerti maknanya? Dalam arti resmi, jeriji merupakan kata berasal dari bahasa Sunda yang berarti "jari". Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan bagian tubuh yang digunakan untuk menulis atau menggambar. Dalam kehidupan sehari-hari, kata jeriji sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Dia menggunakan jerijinya untuk menulis surat". Atau, "Kita harus menggunakan jeriji yang kuat agar tidak terjadi kesalahan". Contoh lainnya adalah, "Dia menggambar sebuah gambar menggunakan jerijinya yang halus". Kata jeriji juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "menulis dengan jeriji" telah menjadi simbol kebebasan bercreatif dan ekspresi diri. Dalam dunia seni, penggunaan jeriji sebagai alat kreatif telah menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Dalam konteks lain, penggunaan jeriji juga dapat menjadi simbol kemampuan dan keahlian dalam menulis atau menggambar.