Arti Kata "geosentris" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "geosentris" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

geosentris

ge·o·sen·tris /géoséntris/ a 1 berkenaan dng pendirian bahwa bumi dianggap sbg pusat alam semesta; 2 mengenai titik tengah bumi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "geosentris"

📝 Contoh Penggunaan kata "geosentris" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-16, konsep geosentris masih menjadi teori yang populer di kalangan astronom.
2.Sistem geosentris yang diyakini para ilmuwan kuno telah terbukti tidak akurat.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, kita masih sering menggunakan sistem geosentris dalam navigasi.
4.Teori geosentris telah digantikan oleh teori heliosentris yang lebih modern.
5.Pada masa lalu, sistem geosentris digunakan untuk menjelaskan fenomena alam semesta.

📚 Artikel terkait kata "geosentris"

Mengenal Kata 'geosentris' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Geosentris" - Inspirasi dan Motivasi

Dalam ilmu pengetahuan, geosentris memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu berkenaan dengan pendirian bahwa Bumi dianggap sebagai pusat alam semesta. Konsep ini telah ada sejak zaman kuno dan telah berkembang menjadi teori yang lebih lengkap dalam astronomi. Namun, perlu diingat bahwa konsep geosentris telah digantikan oleh teori heliosentris, yang menyatakan bahwa Matahari adalah pusat sistem tata langit. Penggunaan kata geosentris dapat ditemukan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat "Teori geosentris telah dibantah oleh banyak ahli astronomi" atau "Konsep geosentris masih dipelajari dalam beberapa cabang ilmu pengetahuan." Contoh lainnya adalah "Penelitian terbaru menunjukkan bahwa Bumi tidaklah geosentris seperti yang dipercaya sebelumnya." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep geosentris dapat dihubungkan dengan pandangan manusia tentang posisi dan peranan Bumi dalam alam semesta. Dalam budaya Indonesia modern, konsep ini dapat dihubungkan dengan nilai-nilai tradisional yang menghargai kesetiaan dan kepatuhan terhadap lingkungan sekitar. Dengan demikian, geosentris bukan hanya sebuah teori ilmiah, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita untuk menjaga dan menghargai Bumi sebagai rumah kita.