Arti Kata "jongkok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jongkok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jongkok

jong·kok v 1 menempatkan badan dng cara melipat kedua lutut, bertumpu pd telapak kaki, dng pantat tidak menjejak tanah; bercangkung; berjongkok; 2 ki rendah (tt inteligensi); bebal: orang itu -- inteligensinya sehingga tidak dapat memahami persoalan yg sederhana sekalipun;
ber·jong·kok v jongkok;
ber·jong·kok-jong·kok v ki sangat merendahkan diri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jongkok"

📝 Contoh Penggunaan kata "jongkok" dalam Kalimat

1.Siswa itu harus berjongkok untuk memenuhi syarat olahraga sekolah.
2.Saat berlatih yoga, aku harus berjongkok untuk melakukan pose yang sulit.
3.Ia berjongkok-jongkok untuk meminta maaf kepada teman yang telah dipermalat.
4.Kata-kata sederhana itu terlalu mudah dipahami oleh orang yang berjongkok dalam otaknya.
5.Ketika mengikuti prosesi upacara, para pejabat berjongkok untuk menunjukkan hormat.

📚 Artikel terkait kata "jongkok"

Mengenal Kata 'jongkok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jongkok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jongkok" merupakan istilah yang familiar di dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata "jongkok" memiliki arti sebagai menempatkan badan dengan cara melipat kedua lutut, bertumpu pada telapak kaki, dengan pantat tidak menjejak tanah. Selain itu, kata "jongkok" juga memiliki makna lain yang mengacu pada seseorang yang rendah inteligensinya sehingga tidak dapat memahami persoalan yang sederhana. Dalam konteks sejarah, kata "jongkok" sering digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang menunduk atau berlutut. Namun, dalam konteks modern, kata "jongkok" lebih sering digunakan dalam konteks budaya dan sosial. Misalnya, kata "jongkok" digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sangat merendahkan dirinya, seperti dalam konteks keagamaan atau dalam menghadapi kesulitan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "jongkok" dalam kalimat yang alami: - "Dia harus **jongkok** untuk dapat melihat apa yang ada di bawah meja." (Konteks: Menggunakan kata "jongkok" sebagai gerakan fisik) - "Dia sangat **jongkok** dalam inteligensinya, sehingga tidak dapat memahami persoalan yang sederhana." (Konteks: Menggunakan kata "jongkok" sebagai sifat seseorang) - "Dia harus **jongkok** untuk dapat mendengar apa yang dikatakan oleh gurunya." (Konteks: Menggunakan kata "jongkok" sebagai gerakan fisik) Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jongkok" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, kata "jongkok" digunakan dalam konteks keagamaan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang menunduk atau berlutut untuk berdoa. Selain itu, kata "jongkok" juga digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan seseorang yang merendahkan dirinya, seperti dalam konteks menghadapi kesulitan atau dalam menghormati seseorang yang lebih tua. Dengan demikian, kata "jongkok" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks.