Arti Kata "jumput" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jumput" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jumput

jum·put v, men·jum·put v memungut (mengambil dng dua ujung jari atau sejenisnya); menjemput;
men·jum·puti v 1 memunguti (mengambil sedikit demi sedikit dng dua ujung jari); 2 ki mengungkapkan (mengenang) kembali satu per satu (tt kesan-kesan yg dialami): bapaknya suka ~ kisah perjuangannya di masa silam;
jum·put·an n 1 Mk uang antaran untuk kemenakan laki-laki tertua dr mempelai wanita; 2 Jw cara menabung dng memungut sejumput beras: tradisi ~ ini sudah sejak lama dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di pedesaan Jawa;
se·jum·put n 1 satu jumputan; 2 sejumlah kecil; dl jumlah kecil; secuwil; sekelumit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jumput"

📝 Contoh Penggunaan kata "jumput" dalam Kalimat

1.Pak raja menjemput putrinya di bandara, menyambutnya dengan gembira.
2.Ibu-ibu di desa mengumpulkan uang untuk kemenakan laki-laki tertua, membayar sejumputan uang sebagai sumbangan.
3.Saya menabung sejumput beras setiap hari, tradisi ini telah dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di pedesaan Jawa.
4.Kisah perjuangan ayahanda masih terukir di hati, bapaknya suka menjumputi kisah-kisah itu dengan penuh kenangan.
5.Pelajaran sejarah tentang perjuangan bangsa kita sangat menarik, guru menjumputi setiap detail untuk diceritakan dengan jelas.

📚 Artikel terkait kata "jumput"

Mengenal Kata 'jumput' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jumput" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "jumput" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini berkaitan dengan praktik tradisional di pedalaman Indonesia, terutama di Jawa, di mana para ibu rumah tangga melakukan menjumputan beras sebagai cara menabung dengan cara memungut sedikit demi sedikit menggunakan dua ujung jari. Praktik ini telah dilakukan sejak lama dan masih dipertahankan hingga saat ini. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "jumput" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang mengatakan bahwa ayahnya suka menjumput kisah perjuangannya di masa silam, mereka berarti mengungkapkan kembali satu per satu kesan-kesan yang dialami. Contoh lain adalah ketika seorang anak mengatakan bahwa ayahnya akan menjumput dia dari sekolah, mereka berarti akan menjemputnya dari sana. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "jumput" memiliki relevansi yang cukup luas. Dalam konteks ekonomi, sejumput uang dapat menjadi cara yang efektif untuk menabung. Selain itu, dalam konteks sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan kesan-kesan yang dialami oleh seseorang, seperti menjumput kembali kenangan masa lalu. Dengan demikian, kata "jumput" memiliki makna yang luas dan kompleks, serta relevansi yang cukup luas dalam kehidupan sehari-hari.