Arti Kata "sudah dapat gading bertuah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah dapat gading bertuah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah dapat gading bertuah

sudah dapat gading ber.tu.ah , tanduk tiada berguna lagi Peribahasa setelah mendapatkan yang lebih baik, yang kurang baik ditinggalkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah dapat gading bertuah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah dapat gading bertuah" dalam Kalimat

1.Seorang pebisnis sukses menutup usahanya kecil karena sudah dapat gading bertuah.
2.Setelah lulus dari universitas, dia meninggalkan pekerjaan sampingan karena sudah dapat gading bertuah.
3.Dalam perjalanan karirnya, dia meninggalkan pekerjaan yang kurang baik karena sudah dapat gading bertuah.
4.Dia memutuskan untuk meninggalkan hubungan yang tidak seimbang karena sudah dapat gading bertuah.
5.Setelah mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, dia tidak perlu lagi menjual makanan di jalan karena sudah dapat gading bertuah.

📚 Artikel terkait kata "sudah dapat gading bertuah"

Mengenal Kata 'sudah dapat gading bertuah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sudah Dapat Gading Bertuah" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "sudah dapat gading bertuah" adalah peribahasa yang sudah ada sejak lama dan masih relevan hingga saat ini. Dalam arti resmi, peribahasa ini berarti "sudah dapat gading ber.tu.ah, tanduk tiada berguna lagi", yang menggambarkan keadaan setelah mendapatkan yang lebih baik, yang kurang baik ditinggalkan. Dalam konteks historis, gading bertuah seringkali dikaitkan dengan kekayaan dan status sosial, karena gading adalah barang yang langka dan mahal harganya. Oleh karena itu, memiliki gading bertuah berarti memiliki kekayaan dan status yang tinggi.

Penggunaan dalam Kalimat yang Alami

Kata "sudah dapat gading bertuah" seringkali digunakan dalam kalimat yang alami untuk menggambarkan keadaan seseorang yang telah mencapai kesuksesan. Misalnya, "Setelah berhasil lulus S1, dia merasa sudah dapat gading bertuah dan tidak perlu lagi makan sate di warung kecil." Dalam kalimat ini, "sudah dapat gading bertuah" digunakan untuk menggambarkan keadaan dia yang telah mencapai kesuksesan dan tidak perlu lagi mengalami kesulitan. Contoh lain adalah, "Setelah mendapatkan pekerjaan yang baik, dia merasa sudah dapat gading bertuah dan tidak perlu lagi mencari lowongan kerja."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sudah dapat gading bertuah" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kesuksesan dan kebahagiaan. Dalam budaya Indonesia modern, kebahagiaan dan kesuksesan seringkali dihubungkan dengan memiliki kekayaan dan status sosial yang tinggi. Oleh karena itu, memiliki gading bertuah berarti memiliki kebahagiaan dan kesuksesan yang nyata. Peribahasa ini juga bisa digunakan untuk mengingatkan diri sendiri untuk tidak pernah puas dengan apa yang telah dicapai, dan selalu mencari kesempurnaan dan kebahagiaan yang lebih besar.