Arti Kata "lonceng" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lonceng" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lonceng

lon·ceng /loncéng/ n 1 genta: -- gereja sudah berbunyi; 2 jam dinding dsb yg besar;
me·lon·ceng v membunyikan lonceng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lonceng"

📝 Contoh Penggunaan kata "lonceng" dalam Kalimat

1.Pada pukul 7 pagi, lonceng gereja mulai berbunyi untuk memanggil umat.
2.lonceng sekolah berdentang keras untuk membangunkan siswa pagi hari.
3.Ia berharap dapat memainkan lonceng yang indah seperti yang dia dengar di gereja.
4.lonceng yang besar di atas masjid menjadi simbol kebesaran Islam di kota.
5.Setelah menyelesaikan latihan, instruktur meminta siswa untuk me-lonceng gong drum sebagai tanda penutupan pertemuan.

📚 Artikel terkait kata "lonceng"

Mengenal Kata 'lonceng' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Lonceng" dan Kegunaannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "lonceng" memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada suara yang terdengar keras dan berulang, biasanya digunakan sebagai alat untuk memberitahu atau memanggil orang lain. Dalam konteks historis, lonceng telah digunakan sebagai cara untuk mengumumkan berita atau peringatan penting, seperti pengumuman ibadah atau peringatan bahaya. Lonceng juga memiliki makna yang lebih spesifik dalam konteks agama, terutama dalam agama Kristen. Gereja-gereja biasanya menggunakan lonceng sebagai cara untuk memanggil jemaah untuk berkumpul dan beribadah. Suara lonceng yang keras dan berulang dapat menjadi sinyal bagi orang-orang untuk berhenti dan mendengarkan firman Tuhan. Dalam kalimat, kata "lonceng" dapat digunakan seperti ini: "Gereja sudah berbunyi **lonceng**, kita harus segera masuk ke dalam." Dalam kehidupan sehari-hari, lonceng juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengingatkan atau memberitahu orang lain tentang sesuatu. Misalnya, "Saya harus membeli **lonceng** untuk gereja kita besok," atau "Saya mendengar **lonceng** dari jauh, itu tandanya waktu maghrib sudah tiba." Dalam budaya Indonesia modern, lonceng juga dapat digunakan sebagai simbol keagamaan atau sebagai cara untuk mengingatkan orang lain tentang pentingnya beribadah. Dalam keseluruhan, kata "lonceng" memiliki makna yang sangat luas dan mendalam dalam bahasa Indonesia. Dari penggunaan dalam konteks agama hingga kehidupan sehari-hari, lonceng tetaplah sebagai cara untuk mengingatkan atau memberitahu orang lain tentang sesuatu.