Arti Kata "kiar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kiar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kiar

ki·ar n uap atau cairan yg dikeluarkan oleh kulit limau (jika kena mata sangat pedih)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kiar"

📝 Contoh Penggunaan kata "kiar" dalam Kalimat

1.Saya harus berhati-hati saat memegang buah limau karena kira bisa keluar dan menyakitkan mata.
2.Dokter mengatakan bahwa gejala kira yang berlebihan bisa menandakan adanya kerusakan kulit.
3.Saya tidak bisa menerima hadiah buah limau dari teman saya karena kulitnya terlalu sensitif.
4.Dalam kebun, kita harus berhati-hati saat memetik buah limau karena kira bisa keluar dan menyebabkan iritasi.
5.Kulit limau yang terlalu sensitif memang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman setelah kira keluar.

📚 Artikel terkait kata "kiar"

Mengenal Kata 'kiar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kiar" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "kiar" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada uap atau cairan yang dikeluarkan oleh kulit limau, terutama jika kulit tersebut menyentuh mata. Hal ini dapat menyebabkan rasa pedih yang signifikan. Kata "kiar" memiliki sejarah yang panjang dalam bahasa Indonesia, dengan penggunaan yang dimulai dari masa lalu. Dalam konteks tradisional, kata ini sering digunakan sebagai sumber rujukan dalam pengobatan tradisional. Misalnya, jika kulit limau kena mata, maka seseorang mungkin akan menggunakan kata "kiar" untuk menggambarkan rasa pedih yang dialami. Contoh penggunaan kata "kiar" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * "Kulit limau yang kena mata menyebabkan rasa kiar yang sangat pedih." * "Saat kulit limau menyentuh mata, seseorang akan merasa kiar yang tidak terlalu enak." * "Kulit limau dapat mengeluarkan kiar yang berbahaya jika digunakan sebagai bahan obat tradisional." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kiar" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam pengobatan tradisional, kata ini digunakan sebagai sumber rujukan dalam penggunaan kulit limau sebagai bahan obat. Selain itu, kata "kiar" juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam penggunaan kulit limau sebagai bahan baku dalam pembuatan kosmetik tradisional. Dalam kesimpulan, kata "kiar" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia, dengan penggunaan yang dimulai dari masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam pengobatan tradisional dan penggunaan kulit limau sebagai bahan baku dalam pembuatan kosmetik.

Kata yang Mirip

kiara