Arti Kata "kahar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kahar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kahar

1ka·har n kereta yg ditarik oleh kuda, lembu, atau kerbau; pedati; dokar

2ka·har a 1 mahakuasa (sifat Allah): Tuhan Yang --; 2 sewenang-wenang: ia makin -- lakunya, sering menganiaya orang, sedikit pun tiada adilnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kahar"

📝 Contoh Penggunaan kata "kahar" dalam Kalimat

1.Sebagai sejarahwan, saya menelusuri jejak kereta yang ditarik oleh kuda kuno di masa lalu.
2.Kereta kuda yang ditarik oleh kuda ini masih digunakan di beberapa daerah pedesaan.
3.Kereta kuda adalah transportasi yang paling nyaman dan aman untuk mengangkut barang.
4.Di masa lalu, kereta kuda digunakan sebagai salah satu moda transportasi utama.
5.Dalam agama, Tuhan adalah Yang Maha Kuasa dan memiliki kemampuan untuk mewujudkan apa yang diinginkan.

📚 Artikel terkait kata "kahar"

Mengenal Kata 'kahar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kahar" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "kahar" merupakan istilah yang memiliki dua makna utama dalam bahasa Indonesia. Pertama, "kahar" merujuk kepada kereta kuda, lembu, atau kerbau yang digunakan sebagai alat transportasi. Selain itu, kata ini juga memiliki makna sebagai istilah kekuasaan yang sewenang-wenang, tidak adil, dan sering menganiaya orang. Dalam konteks sejarah dan budaya Indonesia, "kahar" telah digunakan sebagai simbol kekuasaan dan kekuatan. Kereta kuda, lembu, atau kerbau yang digunakan sebagai alat transportasi kerajaan sering kali menjadi simbol kekuasaan dan kekuatan raja atau penguasa. Sementara itu, makna "kahar" sebagai kekuasaan yang sewenang-wenang sering kali digunakan untuk menggambarkan perilaku penguasa yang tidak adil dan sering menganiaya orang.

Penggunaan Kata "Kahar" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "kahar" dalam kalimat yang alami: * Kereta kuda yang digunakan oleh raja adalah contoh yang sangat berkesan dari kekuasaan "kahar". * Perilaku penguasa yang selalu menganiaya orang dan tidak adil merupakan contoh yang sangat baik dari "kahar". * Masyarakat harus waspada terhadap tindakan "kahar" yang dilakukan oleh penguasa yang tidak adil.

Relevansi Kata "Kahar" dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kahar" masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam situasi politik, kata "kahar" sering kali digunakan untuk menggambarkan perilaku penguasa yang tidak adil dan sering menganiaya orang. Selain itu, kata "kahar" juga dapat digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang atau kelompok memiliki kekuasaan yang sewenang-wenang dan tidak adil. Dalam budaya Indonesia modern, kata "kahar" masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam sastra, seni, dan budaya. Misalnya, dalam sastra, kata "kahar" sering kali digunakan untuk menggambarkan kekuasaan yang sewenang-wenang dan tidak adil. Selain itu, kata "kahar" juga dapat digunakan dalam seni untuk menggambarkan situasi di mana kekuasaan yang sewenang-wenang dan tidak adil digambarkan melalui gambar atau lukisan.