Arti Kata "kain dalam lipatan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kain dalam lipatan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kain dalam lipatan

Peribahasa perempuan yang berbuat jahat (mesum) dengan sembunyi- sembunyi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kain dalam lipatan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kain dalam lipatan" dalam Kalimat

1.Ketika melihat perempuan itu berlaku tidak adil, saya tahu dia seperti kain dalam lipatan.
2.Dalam kamus peribahasa, "kain dalam lipatan" digunakan untuk menggambarkan perilaku perempuan yang berbuat jahat dengan sembunyi-sembunyi.
3.Pada masa lalu, perempuan yang berbuat jahat sering digambarkan seperti kain dalam lipatan karena perilakunya sulit dibedakan dari yang baik.
4.Sebagai contoh, dalam novel tersebut, protagonis menemukan bahwa ibu tirinya seperti kain dalam lipatan yang selalu berbuat jahat.
5.Dalam kajian sosial, "kain dalam lipatan" digunakan untuk menggambarkan perempuan yang memiliki peran ganda dalam masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "kain dalam lipatan"

Mengenal Kata 'kain dalam lipatan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kain Dalam Lipatan" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa **kain dalam lipatan** sering digunakan untuk menggambarkan perilaku perempuan yang berbuat jahat dalam sembunyi-sembunyi. Arti resmi kata ini menunjukkan bahwa perempuan tersebut berusaha menyembunyikan kejahatannya dengan cara yang licik. Sejarah kata ini tidak diketahui secara pasti, namun dapat dipahami bahwa **kain dalam lipatan** sering digunakan dalam konteks yang berhubungan dengan kejahatan dan kesalahpahaman. Penggunaan kata **kain dalam lipatan** dapat dilihat dalam contoh-contoh berikut. "Ibu tidak percaya bahwa putrinya sudah melakukan hal yang tak pantas, karena dia selalu berlaku dengan **kain dalam lipatan**." Dalam kalimat ini, ibu menyadari bahwa putrinya berbuat jahat dan berusaha menyembunyikannya. Contoh lain adalah, "Dia memanggilnya dengan julukan **kain dalam lipatan** karena dia selalu berbicara dengan orang lain di balik punggungnya." Kata **kain dalam lipatan** juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, perempuan dipandang lebih mudah berbuat jahat dalam sembunyi-sembunyi. Hal ini membuat banyak orang lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan perempuan. Namun, dalam beberapa kasus lain, peribahasa **kain dalam lipatan** juga digunakan untuk menggambarkan perilaku yang licik dan berkedok. Oleh karena itu, perlu diperhatikan bahwa penggunaan kata ini harus sesuai dengan konteks yang tepat.