Arti Kata "kambut" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kambut" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kambut

kam·but n keranjang empat persegi terbuat dr anyaman pandan, dipakai sbg tempat menaruh bahan makanan atau buah-buahan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kambut"

📝 Contoh Penggunaan kata "kambut" dalam Kalimat

1.Pada hari libur, ibu membeli kambut berisi buah-buahan segar di pasar tradisional.
2.Pengrajin bambu membuat kambut yang cantik untuk dijadikan hiasan di rumah.
3.Di rumah nenek, kambut terbesar digunakan sebagai tempat menyimpan beras dan gandum.
4.Siswa sekolah dasar dibawa ke kebun untuk belajar membuat kambut dan anyaman bambu.
5.Pada acara festival, pedagang menggunakan kambut sebagai tempat menjual makanan dan minuman.

📚 Artikel terkait kata "kambut"

Mengenal Kata 'kambut' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Kambut" - Keranjang Tradisional Indonesia

Kata "kambut" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu sebuah keranjang empat persegi terbuat dari anyaman pandan yang digunakan sebagai tempat menaruh bahan makanan atau buah-buahan. Sejarahnya, keranjang kambut telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat tradisional di Indonesia, terutama di pedesaan. Mereka menggunakan kambut sebagai tempat menyimpan hasil panen atau bahan makanan lainnya. Kambut masih digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari, terutama di daerah-daerah pedesaan. Contohnya, ketika seseorang sedang berbelanja di pasar tradisional, mereka sering menggunakan kambut untuk membawa buah dan sayuran. "Dia membeli buah di pasar dan memasukkannya ke dalam kambutnya," kata seseorang yang melihatnya. Atau, ketika seseorang sedang memasak di dapur, mereka sering menggunakan kambut untuk menaruh bahan makanan yang sedang digunakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kambut juga memiliki nilai lebih sebagai alat yang ramah lingkungan. Mereka dapat dibuat dari bahan alami seperti anyaman pandan, sehingga tidak menggunakan bahan sintetis yang dapat membahayakan lingkungan. Selain itu, kambut juga dapat digunakan secara berulang-ulang, sehingga mengurangi konsumsi bahan plastik yang dapat merusak lingkungan. Dengan demikian, kambut menjadi sebuah simbol kebiasaan hidup yang lebih baik dan lebih ramah lingkungan.