Arti Kata "trematoda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "trematoda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

trematoda

tre·ma·to·da /trématoda/ n cacing pita

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "trematoda"

📝 Contoh Penggunaan kata "trematoda" dalam Kalimat

1.Cacing pita trematoda dapat menyerang hati manusia dan menyebabkan penyakit.
2.Penelitian tentang trematoda telah membantu ilmuwan memahami mekanisme infeksi parasit.
3.Dalam dunia kedokteran, trematoda seringkali menjadi hal yang perlu diwaspadai dalam diagnosis penyakit.
4.trematoda memiliki struktur tubuh yang unik, dengan cangkang lunak dan otot-otot yang kuat.
5.Dalam ekosistem laut, trematoda berperan sebagai pengonsumsi organisme kecil lainnya.

📚 Artikel terkait kata "trematoda"

Mengenal Kata 'trematoda' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "trematoda" - Ciri Khas Cacing Pita

Kata trematoda sering kali terdengar asing di telinga banyak orang. Namun, di balik nama yang tidak biasa, trematoda memiliki makna yang jelas dan penting dalam biologi. Trematoda adalah jenis cacing pita yang termasuk dalam filum Platyhelminthes. Mereka memiliki tubuh yang tipis dan lonjong, serta memiliki sistem pencernaan yang unik. Trematoda telah ada sejak jaman purba, dan telah berkembang di berbagai ekosistem di seluruh dunia. Mereka dapat ditemukan di air tawar, air laut, dan bahkan di dalam tubuh hewan lain. Beberapa contoh penggunaan kata trematoda dalam kalimat yang alami adalah: "Cacing pita trematoda dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan", "Beberapa jenis trematoda dapat ditemukan di air tawar dan air laut", dan "Ilmuwan telah meneliti sifat-sifat trematoda untuk menemukan obat baru". Dalam kehidupan sehari-hari, trematoda memiliki relevansi yang penting. Mereka dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan, serta dapat mempengaruhi ekosistem. Oleh karena itu, penelitian tentang trematoda sangat penting untuk meningkatkan kesehatan dan keamanan masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, trematoda sering kali tidak terdengar, tetapi pengetahuan tentang trematoda dapat membantu kita memahami ekosistem dan keamanan makanan yang lebih baik.