Arti Kata "kamp" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kamp" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kamp

kamp n 1 tenda (kemah dsb) yg didirikan di alam terbuka sbg tempat perhentian serdadu, pramuka, atau musafir; barak; 2 pengasingan: pd zaman penjajahan, tidak sedikit -- untuk mengasingkan pemimpin kita yg tertawan;
-- konsentrasi tempat penahanan warga masyarakat (pd umumnya tanpa melalui proses pengadilan) yg dianggap membahayakan kedudukan pemerintah yg sedang berkuasa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kamp"

📝 Contoh Penggunaan kata "kamp" dalam Kalimat

1.Pada musim liburan, kami mendirikan kamp di hutan untuk berburu dan berpetualang.
2.Kantor pos militer telah bertransformasi menjadi kamp pengungsi setelah perang pecah.
3.Pada tahun 1945, Soekarno dipenjarakan di kamp penjara Matoa.
4.Pada kegiatan Pramuka, kami harus memasuki kamp untuk melakukan tugas-tugas.
5.kamp itu didirikan sebagai bentuk pengasingan terhadap orang-orang yang dianggap berbahaya bagi pemerintah.

📚 Artikel terkait kata "kamp"

Mengenal Kata 'kamp' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kamp" - Pengasingan dan Kehidupan di Alam Terbuka

Kata "kamp" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada tenda atau kemah yang didirikan di alam terbuka sebagai tempat perhentian serdadu, pramuka, atau musafir. Namun, dalam konteks historis dan sosial, "kamp" juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai tempat pengasingan atau penahanan warga masyarakat yang dianggap membahayakan kedudukan pemerintah yang sedang berkuasa. Pada zaman penjajahan, tidak sedikit pemimpin kita yang tertawan dan diasingkan ke dalam kamp sebagai bentuk intimidasi dan kontrol. Pengasingan ini sering kali dilakukan tanpa melalui proses pengadilan yang adil. Dalam konteks modern, kata "kamp" masih digunakan dalam konteks yang sama, yaitu sebagai tempat penahanan warga masyarakat yang dianggap membahayakan kedudukan pemerintah. Contoh penggunaan kata "kamp" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Pramuka yang melakukan pendakian Gunung Merapi harus mempersiapkan diri untuk menginap di kamp yang telah disediakan oleh pendaki lain." Atau, "Pemerintah telah mengumumkan bahwa akan dibangun kamp baru untuk menampung warga masyarakat yang terdampak bencana alam." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kamp" masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak komunitas yang menggunakan kamp sebagai tempat berkemah dan belajar tentang kehidupan di alam terbuka. Selain itu, kata "kamp" juga digunakan dalam konteks sosial, yaitu sebagai tempat pengasingan atau penahanan warga masyarakat yang dianggap membahayakan kedudukan pemerintah. Dalam kesimpulan, kata "kamp" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari pengasingan hingga kehidupan di alam terbuka, kata ini masih digunakan dalam berbagai konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.