Arti Kata "kampai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kampai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kampai

kam·pai, ber·kam·pai v terbaring (tergeletak) di sana-sini, tidak teratur dan tidak berdaya; berkaparan : di tempat itu ~ tubuh-tubuh korban peperangan;
ber·kam·pai·an v berkampai;
ter·kam·pai v terbaring tidak berdaya (krn lelah dsb); tergeletak: di dl kamar penginapan itu ~ mayat seorang wanita cantik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kampai"

📝 Contoh Penggunaan kata "kampai" dalam Kalimat

1.Di lapangan perang, banyak korban yang terbaring kampil, tidak berdaya.
2.Ketika melihat foto berita korban bencana, saya terharu melihat mereka yang terbaring kampil.
3.Dalam novel karya penulis terkenal, tokoh utama itu terbaring kampil di pantai setelah menemukan kebenaran.
4.Siswa-siswa baru sekolah yang terbaring kampil di lantai karena lelah berlari.
5.Setelah berjuang selama berhari-hari, pasukan tiba di puncak gunung dan terbaring kampil dengan kelelahan.

📚 Artikel terkait kata "kampai"

Mengenal Kata 'kampai' - Inspirasi dan Motivasi

Arti dan Makna "Kampai" di Masyarakat Indonesia

Kata kampai memiliki makna yang sangat luas dan kompleks di masyarakat Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang atau sesuatu yang terbaring tidak berdaya, tergeletak tidak teratur, dan tidak berdaya. Makna ini sangat relevan dengan konteks historis dan sosial Indonesia, terutama dalam konteks perang dan konflik. Dalam sejarah Indonesia, kata kampai sering digunakan untuk menggambarkan keadaan tubuh-tubuh korban perang yang terbaring di medan perang. Contoh kalimat yang menggunakan kata kampai adalah: "Di medan perang, banyak tubuh-tubuh korban yang terbaring kampai, tidak berdaya." Selain itu, kata kampai juga digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam kalimat: "Setelah berlari lari, saya terbaring kampai di lapangan." Kata kampai juga memiliki makna yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Di banyak tempat, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang lelah, tidak berdaya, atau tidak teratur. Contoh kalimat yang menggunakan kata kampai adalah: "Setelah bekerja keras selama seminggu, saya terbaring kampai di sofa, tidak berdaya untuk melakukan apa-apa lagi." Dengan demikian, kata kampai menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia modern, digunakan untuk menggambarkan berbagai keadaan dan situasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata kampai juga memiliki makna yang lebih simbolis. Dalam konteks seni dan budaya, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang tidak stabil, tidak teratur, dan tidak berdaya. Dengan demikian, kata kampai menjadi simbol dari keadaan yang tidak pasti dan tidak stabil dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kata kampai menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia modern, digunakan untuk menggambarkan berbagai keadaan dan situasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan makna yang luas dan kompleks, kata ini menjadi simbol dari keadaan yang tidak pasti dan tidak stabil dalam kehidupan sehari-hari.